Anniversary Ke-5 Mojosemi Forest Park, Sinergi Dan Pemberdayaan

KBRN, Magetan: Ulang tahun ke-5 Mojosemi Forest Park bertajuk ‘Sinergi dan Pemberdayaan’. Komisaris Mojosemi Forest Park, Arief Mustofa menuturkan, keberhasilan Mojosemi Forest Park hingga mampu menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi terbesar ke-4 Jawa Timur ini tidak lepas dari sinergi banyak pihak. Disisi lain, keberhasilan pengelolaan Mojosemi Forest Park dinilai mampu memberdayakan masyarakat sekitar dan membuat utamanya kaum milenial menjadi sadar wisata.

“Saat ini kaum milenial kita sudah mulai sadar wisata, daripada kredit motor mereka sudah mulai kredit kuda,” kata Arief dalam sambutannya.

Setelah Anniversary ke-5, Mojosemi Forest Park langsung mengambil ancang-ancang untuk menyusun event baru untuk menarik wisatawan. Arief mengaku, Mojosemi Forest Park sedang mempersiapkan show baru, menyusul wahana Dinosaurus Show yang sudah ada.

“Akan ada talent show, kami sediakan spot-spotnya. Jadi sekolah atau organisasi yang mau mengadakan lomba atau hanya tampil akan kami wadahi. Event baru juga akan kita siapkan, jadi nanti tidak hanya Dinosaurus saja.  Itu berupa apa masih kita rahasiakan, biar menjadi kejutan,” lanjutnya.

Bupati Magetan yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi inovasi yang terus dilakukan menejemen Mojosemi Forest Park. Menurutnya Mojosemi Forest Park menjadi satu contoh perjalanan putra daerah yang berhasil bersinergi dan memberdayakan dalam mengelola kekayaan alam tanpa merusaknya.

“Ini contoh yang baik ya, putra daerah mampu mengelola wisata daerahnya tampa merusak alam. Selamat atas HUT Mojosemi Forest Park, semoga sukses dan mampu mendatangkan banyak wisatawan ke Magetan serta bermanfaat untuk masyarakat Magetan,” ucap Suprawoto.

Sebagai tambahan, selama pandemi pengunjung Mojosemi justru tercatat mengalami peningkatan rata-rata 20% setiap bulan. Namun dengan peningkatan tersebut, pihak management Mojosemi Forest Park mengklaim protokol pencegahan penularan covid-19 masih dapat dilakukan karena pihaknya telah menerapkan standar CHSE; Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar