Kemenag Madiun Musnahkan Ribuan Buku Nikah Kadaluwarsa

KBRN, Madiun: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun pertengahan Januari ini memusnahkan 6.772 pasang buku nikah atau 13.544 buah buku. Selain buku nikah, pemusnahan juga dilakukan terhadap 1.077 pasang duplikat akta nikah kosong. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, di halaman belakang kantor Kemenag setempat.

Kepala Kantor Kemenag Kota Madiun, Ahmad Munir mengatakan, pemusnahan itu merupakan salah satu upaya Kemenag untuk mencegah penyalahgunaan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Karena menurutnya, buku tersebut rawan digunakan untuk memasukan data orang lain dengan tujuan tertentu.

Disatu sisi, pemusnahan dilakukan karena buku nikah dan duplikat akta nikah itu sudah kadaluwarsa dan tidak terpakai. Yakni sejak era Menteri Agama dijabat Suryadharma Ali, Lukman Hakim Saifuddin dan Fachrul Razi.

“Memang harus dimusnahkan karena sudah tidak terpakai dan sudah ganti kebijakan Menteri Agama yang baru. Memang ganti menteri, ada regulasi yang baru, formatnya juga baru, maka buku-buku yang lama harus dimusnahkan dan itu sifatnya wajib supaya tidak terjadi penyalahgunaan,” kata Munir, Jum’at (14/1/2022).

Munir menyatakan, pemusnahan buku ini dilakukan atas persetujuan penghapusan buku nikah dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur selaku leading sektor pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) pada Kemenag Jatim. Melalui pemusnahan itu, diharapkan agar tercipta tertib administrasi pengelolaan BMN oleh Kemenag.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar