Covid-19 Turun, Bangsal Isolasi Dikembalikan ke Rawat Inap

KBRN, Madiun: RSUD Kota Madiun mengembalikan fungsi ruang isolasi pasien covid-19 ke ruang rawat inap umum. Pasalnya, sejak terjadi ledakan kasus beberapa waktu lalu, manajemen RS menyulap tiga bangsal berkapasitas 64 tempat tidur (TT) menjadi ruang isolasi. Yakni 21 TT di Bangsal Mawar, 20 TT di Bangsal Dahlia dan 23 TT di Bangsal Anggrek.

Namun seiring menurunnya kasus covid-19, dua bangsal dikembalikan menjadi ruang ranap inap pasien reguler. Yakni Bangsal Mawar dan Anggrek. Sedangkan Bangsal Dahlia saat ini masih difungsikan untuk merawat pasien covid-19. Plt Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Agus Nurwahyudi mengatakan, satu bangsal sengaja disiapkan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi ledakan kasus covid-19. Utamanya saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Yang tadinya kita punya tiga bangsal, sekarang kita punya satu bangsal covid-19. Harapannya ya tidak terjadi lonjakan kasus covid-19. Kita kan harus sedia payung sebelum hujan,”ujarnya, Selasa (7/12/2021).

Agus menyebut, satu bangsal pasien covid-19 itu saat ini hanya terisi satu pasien dari luar Kota Madiun. Namun demikian meski kasusnya melandai, pihaknya tetap menyediakan bangsal covid-19 yang sifatnya standby. Dilengkapi alat bantu pernapasan HNFC atau alat terapi oksigen aliran tinggi serta ventilator. Disatu sisi tenaga medis pun juga telah disiapkan, per shif minimal tiga orang.

“Meskipun nggak ada pasien, bangsal itu tetap ada tenaga perawatnya yang standby,” imbuhnya.

Pun dengan dialihkannya bangsal covid-19, harapannya manajemen tidak lagi kerepotan merawat pasien umum non covid-19. Baik rawat jalan maupun rawat inap. Sampai saat ini diperkiraan pasien umum di RSUD Kota Madiun mengalami kenaikan hampir 75 persen dibandingkan sebelumnya.

“Sejak September lalu hingga saat ini trend pasiencovid-19 yang dirawat disini turun drastis,kita juga pernah nihil merawat pasien covid-19. Dan saat ini tinggal satu orang. itupun warga luar Kota Madiun,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar