Tingkatkan Pelayanan, Wali Kota Beri Arahan Tenaga Upahan Dinas Perdagangan

KBRN, Madiun: Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini melalui petugas Dinas Perdagangan yang ada di pasar tradisional. Mulai tenaga program pasar bersih (propasih), tenaga kelistrikan hingga tenaga pengamanan. Pembinaan 122 tenaga upahan tersebut berlangsung di Edu Park Ngrowo Bening, Madiun, Selasa (7/12/2021).

Kepala Dinas Perdagangan, Ansar Rasidi mengatakan, pembinaan tersebut diberikan agar mereka bekerja sesuai tupoksi masing-masing. Hal itu harus sebanding dengan honor yang mereka terima, yakni sesuai UMK. Pun keberadaannya juga berpengaruh terhadap ramai tidaknya pengunjung pasar.

“Ya kebersihannya harus bersih, tampilan pasar harus betul-betul dijaga serta menjaga kenyamanan pengunjung. Mudah-mudahan mereka memiliki kesadaran untuk itu. Sebab pemkot sudah menganggarkan untuk kesejahteraan mereka di tahun depan. Untuk propasih itu dari Rp1,8 juta tahun depan insya allah jadi Rp2 juta.Untuk tenaga pengamanan dan tenaga listrik dari Rp1,6 juta menjadi Rp1,8 juta,” katanya.

Diberi Arahan: Tenaga Upahan Dinas Perdagangan mendapat arahan dari Wali Kota Madiun, Maidi.

Sementara itu Wali Kota Madiun, Maidi mengakui keberadaan tenaga upahan utamanya di Dinas Perdagangan memiliki tanggung jawab cukup besar. Apalagi kasus covid-19 di wilayahnya melandai, perekonomian mulai menggeliat sehingga kondisi pasar harus nyaman dan aman bagi pengunjung.

“Anak-anak itu kerja keras membantu pemda dan itu memang diperlukan. Tanpa mereka kita juga susah. Makanya mereka kita beri arahan, bahwa tugas pokoknya apa itu harus betul-betul dilaksanakan dengan baik. Dengan kondisi itu harapannya perekonomian di Kota Madiun akan cepat menggeliat,” ujarnya.

Dirinya merinci 122 tenaga upahan di Dinas Perdagangan terinci 60 tenaga propasih, 51 petugas keamanan dan 10 petugas di bagian listrik. Selain itu tenaga upahan juga berada di OPD lain, diantaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar