Honor THL Disunat, Seorang Pegawai PDAM Kota Madiun Jadi Tersangka

KBRN, Madiun: Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun akhirnya menetapkan S.K sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran untuk 14 tenaga harian lepas (THL) di lingkup PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Senin (6/12/2021). Ini setelah yang bersangkutan menjalani serangkaian pemeriksaan.

Tersangka merupakan Kabag Tranmisi dan Distribusi PDAM periode 2015 hingga 2021. Pantauan di lapangan, S.K langsung dibawa penyidik menggunakan kendaraan plat merah AE 1016 AP milik kejaksaan ke Lapas Kelas I Madiun. 

Kepala Kejari Kota Madiun, Bambang Panca Wahyudi mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap 32 orang saksi sekaligus pengumpulan alat bukti. Pemeriksaan tersebut terkait perkara dugaan penyalahgunaan anggaran di bidang transmisi dan distribusi pembayaran THL pada Sub-Bagian Pemasangan dan Pemeliharaan Sambungan Pelanggan PDAM tahun 2017 hingga 2021. 

"Terhadap tersangka langsung dilakukan penahanan di Lapas I Madiun untuk waktu selama 20 hari terhitung sejak hari ini. Penahanan ini dilakukan untuk mempercepat proses" katanya, Senin (6/12/2021).

Bambang menjelaskan, tersangka selaku Kepala Bagian Transmisi dan Distribusi telah melakukan penyalahgunaan anggaran untuk pembayaran THL pada Bagian Transmisi dan Distribusi.  Berdasarkan laporan hasil audit dari tim ahli, kejadian tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp263,6 juta.

Atas kejadian itu, tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Tahap berikutnya, kejaksaan masih melanjutkan tahap penyidikan, untuk mengusut ada tidaknya keterlibatan oknum lain dalam perkara tersebut.

“Kita periksa saksi-saksi lagi, kalau alat bukti dan barang bukti belum komplit ya kita lengkapi,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar