Program Kotaku 2021 Senilai Rp7 Milyar di Kota Madiun Tuntas

KBRN, Madiun: Pemkot Madiun melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menyerah terimakan bantuan untuk masyarakat dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun 2021. Serah terima ini bersamaan dengan agenda gowes Walikota bersama dengan jajaran OPD, Jumat (3/12) pagi.

Kepala Disperkim Kota Madiun, Totok Sugiharto mengatakan, Kota Madiun mendapatkan alokasi Program Kotaku dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) sebesar Rp7,1 miliar. Anggaran itu, digunakan untuk membenahi estetika wajah permukiman. Yakni untuk perbaikan dan pemeliharaan 12 kelurahan.

Rinciannya ada lima kelurahan yang masing-masing dialokasikan Rp1 miliar. Yakni Kelurahan Kelun, Nambangan Kidul, Nambangan Lor, Pandean, dan Pilangbango. Sedangkan tujuh kelurahan dengan nominal masing-masing Rp 300 juta, yakni Kelurahan Sogaten, Madiun Lor, Manguharjo, Kanigoro, Kartoharjo, Klegen, dan Oro-oro Ombo. Fokusnya membenahi drainase, jalan lingkungan, dan menata estetika wajah permukiman. Tujuannya demi mewujudkan kota yang bersih dan tidak kumuh.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan support, sehingga kegiatan serah terima ini dapat terlaksana," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi menyebut, pekerjaan Kotaku telah memenuhi standar tinggi. Seperti contohnya untuk pekerjaan drainase dilakukan penutupan untuk menghilangkan kesan kumuh dan pencemaran bau. Diatasnya dipasang lampu dan tanaman berbunga untuk menambah esetetika. Dengan tuntasnya pekerjaan itu, tidak ada lagi kampung kumuh di kota ini.

"Karena perkembangan wisata di kota pesat, maka kita antisipasi dengan program ini,’’ ujarnya. 

Dia menambahkan upaya itu turut mendukung keberadaan lapak UMKM kelurahan. Serta spot wisata buatan yang digencarkan pemkot di beberapa titik. Dirinya berharap upaya itu membuat pengunjung betah. 

‘’Kota ini didesain hijau yang baik. Kumuh nggak ada,’’ pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar