Pemkab Magetan Bersinergi Cegah Perkawinan Anak

KBRN, Magetan : Dinas PPKB PP dan PA menggelar talkshow dan advoksi Stop Perkawinan Anak.

Kepala Dinas PPKBPP dan PA Kabupaten Magetan Furiana Kartini mengatakan, meningkatnya jumlah perkawinan anak perlu penanganan bersama.

"Pihaknya menggandeng Pengadilan Agama Magetan dan Kemenag Agama Magetan untuk bersinergi dalam menekan angka pernikahan anak," ungkapnya, Kamis (2/12/2021).

Lanjutnya, Talkshow dan advoksi Stop Perkawinan Anak,  berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 1-, 3 Desember 2021.

Berdasarkan data DP3AK Jawa Timur pernikahan anak yang terjadi di provinsi jawa timur sampai pada bulan November 2021 mencapai 11.221 kasus. Sedangkan untuk di Kabupaten Magetan menurut data yang di himpun oleh Konseling Pernikahan Dini P2TP2A sampai bulan November 2021 mencapai 112 kasus, jelasnya.

Penyebab dari kasus perkawianan anak ini antara lain meliputi tingkat pendidikan, kemiskinan / ekonomi, sosial budaya, adat, pergaulan bebas dan hamil diluar nikah.

Pemerintah telah mengatur mengenai pernikahan usia anak, dan orang tua berkewajiban dan bertanggungjawab untuk mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak.

Masyarakat, Pemangku kebijakan, Tokoh Agama harus mengawal jalannya program pendewasaan usia perkawinan perempuan 21 Tahun dan Laki-laki 25 Tahun, tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar