Pemkot Madiun Diganjar Penghargaan KI Award 2021

KBRN, Madiun: Pekan ini Pemkot Madiun membawa pulang empat penghargaan bergengsi tingkat nasional maupun regional. Terbaru, Pemkot Madiun diganjar penghargaan Komisi Informasi (KI) Award 2021. Dalam ajang itu, Kota Madiun ditetapkan sebagai Badan Publik Informatif terbaik tingkat kota se-Jawa Timur. 

Ini kare a Pemkot Madiun dinilai berkomitmen mewujudkan keterbukaan informasi. Bahkan predikat nilai yang diperoleh nyaris sempurna yakni 97. Penghargaan itu diterima Wali Kota, Maidi secara virtual yang berlangsung di Hotel Grand Inna Surabaya kemarin (1/12/2021).

Maidi mengatakan, keterbukaan merupakan salah satu kunci mewujudkan good and clean goverment. Dirinya menyebut, prestasi tersebut menandakan bahwa pemerintahan terbuka untuk rakyat. Artinya semua program pemerintah dapat diakses dan dicek oleh masyarakat. Sekaligus hal itu sebagai bentuk pengawasan yang dapat dijalankan seluruh elemen. 

"Tidak ada istilah kegiatan pemerintahan yang ditutupi," katanya.

Maidi meyakini keterbukaan menjadi kunci dalam menjalankan roda pemerintahan di era demokrasi saat ini. Menurut dia transparansi itu yang turut melecut semangat aparatur sipil negara (ASN) bekerja sesuai aturan yang ada. Pun wali kota tidak bosan-bosan mengingatkan agar seluruh abdi negara yang dipimpinnya menjadikan aturan sebagai panglima dalam bekerja. 

"Terima kasih kepada diskominfo yang menjadi motor keterbukaan informasi di Pemkot Madiun, "ungkapnya.

Dia menambahkan melalui keterbukaan itu pula prinsip good and clean goverment dapat diwujudkan. Tidak sekadar dilisankan, lanjut dia, namun diwujudkan secara nyata. Pun prinsip tersebut merupakan implementasi salah satu visi misi yang diusung kepemipinannya yakni reformasi birokrasi. 

"Ini prestasi keempat dalam kurun waktu lima hari, kita borong semua," sambungnya.

Sebelumnya, Pemkot Madiun membawa pulang prestasi mentereng berturut-turut. Dimulai juara terbaik Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award 2021 kategori perencanaan, kebutuhan, pelayanan, pengadaan, kepangkatan, dan pensiun tingkat kota se-Indonesia. Penghargaan tertinggi dalam tata kelola kepegawaian itu diraih pada 26 November lalu.

Dua hari berselang (28/11/2021), wali kota membawa pulang penghargaan program One Pesantren One Product (OPOP). Penghargaan OPOP merupakan dedikasi kepada kepala daerah yang mendukung program penguatan ekonomi. Terutama mendongkrak peran pesantren dalam penguatan ekonomi. Penghargaan diberikan langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada wali kota.

Sehari berselang (29/11/2021), Pemkot Madiun melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) mendapatkan penghargaan Juara I Inovasi dan Teknologi (Inotek). Penghargaan diberikan Badan Penelitian dan Pengembangan Jawa Timur. Adapun aspek yang dinilai yakni rencana strategis (renstra), kreativitas terkait penelitian dan pengembangan daerah, serta inovasi unggulan daerah. Yakni Pahlawan Street Center (PSC), Pro UMKM, lapak UMKM kelurahan, laptop gratis, dan wifi gratis. 

"Kami berterimakasih kepada masyarakat dan seluruh OPD yang sudah bekerja keras. Penghargaan ini jadi penghilang lelah untuk kerja keras kita," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar