Disnaker Kota Madiun Buka Posko Pengaduan UMK 2022

KBRN, Madiun: Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerkukm) Kota Madiun membuka posko pengaduan penangguhan tentang penetapan besaran Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Tahun 2022 yang telah ditetapkan Gubernur Jawa Timur, 30 November kemarin. Besarannya Rp1.991.105,79.

Kepala Disnakerkukm Kota Madiun, Agus Mursidi mengatakan, posko pengaduan dibuka sejak ditetapkannya UMK 2022. Disisi lain, pembukaan posko tersebut juga sesuai dengan instruksi Gubernur Jatim bahwa masing-masing disnaker kota/kabupaten diminta membuka posko pengaduan UMK sebelum diterapkan per 1 Januari mendatang.

"Kita akan buka untuk posko pengaduan UMK tahun 2022. Posko dibuka mulai besok di kantor Disnaker,”katanya ditemui ruang kerjanya, Rabu (1/12/2021).

Selain membuka posko pengaduan, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan yang ada di wilayahnya tentang besaran UMK tahun 2022 untuk Kota Madiun.

Sosialisasi UMK dijadwalkan mengundang perwakilan perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Madiun. Saat ini jumlah perusahaan yang terdaftar di Disnaker Kota Madiun mencapai 517 unit, mulai dari usaha skala kecil, sedang, hingga besar.

"Jadi angka UMK 2022 yang ditetapkan Gubernur Jatim untuk Kota Madiun sama seperti yang disepakati oleh Dewan Pengupahan Kota Madiun," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar