Inflasi November Kota Madiun Terendah se Jatim

KBRN, Madiun: Inflasi Kota Madiun November 2021 terendah dari delapan kota penghitung inflasi nasional di Jawa Timur. Yakni sebesar 0,22 persen. Angka itu dibawah inflasi Jawa Timur 0,35 persen dan Nasional 0,37 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Dwi Yuhenny saat menggelar konferensi pers Rabu sore (1/12/2021) mengatakan, dari 11 kelompok pengeluaran, sembilan diantaranya mengalami inflasi sedangkan dua kelompok lainnya, tetap atau tidak mengalami perubahan.

Adapun berdasarkan komoditas penyumbang inflasi pada November 2021 di Kota Madiun diantaranya kenaikan harga pada minyak goreng. Kondisi itu terjadi secara nasional. Kemudian telur ayam ras, telepon seluler, tarif kereta api dan shampo.

“Minyak goreng ini merupakan komoditas penyumbang inflasi yang tertinggi. Prosentase perubahan harganya 13,03 persen dengan andil inflasi 0,1680,” ujarnya.

Sementara itu komoditas penekan inflasi diantaranya turunnya harga cabai rawit dengan prosentase perubahan -10,62 persen. Kemudian juga menurunnya harga daging ayam ras, buah-buahan dan jagung manis.

Berdasarkan data yang dirilis BPS, inflasi tertinggi terjadi di Sumenep sebesar 0,65 persen. Surabaya 0,39 persen, Jember 0,31 persen. Banyuwangi 0,28 persen, Malang 0,26 persen. Disusul Kediri 0,25 persen, Probolinggo 0,24 persen dan Kota Madiun 0,22 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar