Rangkaian Jatim Biennale 9, Mulai Pameran Lukisan Sampai Art Therapy

KBRN, Madiun: Kota Madiun menjadi tempat menyelenggarakan pameran tunggal seorang pelukis kenamaan Rengga AP dengan Judul “Abstraksi dan Rekreasi” serta workshop Art Therapy bagian dari program Jatim Biennale 9. Jatim Biennale 9 menjadi kegiatan besar 2 tahunan sekali kali ini berasas desentralisasi artinya bukan hanya diadakan di satu tempat namun sampai ke daerah kota dan kabupaten seluruh Jawa Timur. Yang kali ini diikuti oleh 33 Kota dan Kabupaten dan dipusatkan di Galeri MACAM, Jalan Serayu Indah No. 10B.

Kegiatan Pameran Tunggal Rengga Ari Prasetyo “Abstraksi dan Rekreasi” merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi stress yang dialami masyarakat selama pandemi covid 19. Tema ini juga sejalan dengan tema besar dari Biennal Jatim 9, yaitu Padhang Rembugan: Menimbang Solidaritas, Merayakan Kolektifitas, yang berdasar bahwa kehidupan manusia selamanya akan membutuhkan manusia lainnya.

“Pendekatan melukis abstraksi bisa dijadikan alternatif rekreasi selain yang biasa umum dilakukan masyarakat, seperti misalnya berkunjung ke tempat-tempat wisata. Dengan di rumah saja tetap bisa berrekreasi dengan melukis bebas,” kata Rengga.

Dalam workshop, Rengga AP menyampaikan materi Art Therapy Potret Diri, Ekspresif, dan Mandala. Rengga Menerangkan Tujuan dari Terapi melukis adalah untuk mengeluarkan emosi yang negatif yang ada dalam tubuh.

Turut dihadirkan aktivis kemanusiaan bergelar medis S.Kep Ns, Aria Kusuma Aji, dengan materi Rekreasional. Aria mengatakan kerjasama antara disiplin ilmu kesehatan dengan seni lukis bisa memberikan pemahaman baru terhadap masyarakat dalam menyelesaikan masalah kesehatan mental, seperti stress dan depresi. Hasil menggambar para peserta workshop menunjukkan bagaimana emosi mereka tercermin lewat goresan-goresan dan warna-warna krayon yang mereka masing-masing pilih.

“Stress terdiri dari beberapa tingkat. Untuk itu kita harus mengetahui tingkat mana pasien mengalami gangguan kesehatan mental. Kemudian baru kita bisa menerapkan art Therapy,” paparnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar