Digelontor Rp16 Miliar, Rehab 12 Sekolah di Kota Madiun Tuntas

KBRN, Madiun: Fasilitas gedung sekolah turut mempengaruhi pembelajaran siswa. Gedung sekolah yang nyaman, dipercaya akan membuat siswa merasa betah di sekolah. Sehingga pembelajaran lebih optimal. Karena itu pemkot rela merogoh kocek belasan miliar rupiah untuk memperbaiki gedung sekolah.

Seluruhnya ada 12 sekolah yang tuntas direhab tahun ini. Rinciannya 11 SD dan satu SMP Negeri. Beberapa gedung sekolah merupakan kelanjutan dari rehabilitasi tahun sebelumnya, dengan total anggaran sekitar Rp16 miliar.

“Hari ini tinggal dua sekolah yang kita cek, dan pekerjaan sudah selesai semua,” kata Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (26/10/2021).

Adapun sekolah yang direhab tahun ini merata di seluruh wilayah kota ini. Yakni SDN 2 Kartoharjo dengan anggaran Rp1,4 miliar, SDN 2 Klegen Rp985 juta, SDN 3 Rp1,3 miliar, SDN 3 Klegen Rp1,3 miliar, SDN 2 Kanigoro Rp975 juta. Kemudian Rehabilitasi tahap II SDN 5 Madiun Lor Rp1,3 miliar, SDN 2 Taman Rp975 juta, SDN 1 Pandean Rp934 juta. SDN 3 Taman Rp1,3 miliar, SDN Banjarejo Rp1,7 miliar, SDN 2 Rejomulyo Rp341 juta, SMPN 4 Madiun Rp 1,8 miliar. Serta terakhir rehabilitasi tahap II SMPN 12 Rp2,7 miliar.

Maidi menjelaskan pelaksanaan seluruh rehabilitasi tuntas sesuai perencanaan. Pun hasilnya sesuai standar. Menurut dia keberadaan gedung yang telah direhab itu dapat meningkatkan minat belajar siswa. Apalagi saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas telah berjalan.

“Terima kasih pemborong pihak ketiga hasilnya baik. Kami lihat standarnya bagus, artinya perubahan luar biasa,” lanjutnya.

Pada sisi lain, sejauh ini PTM terbatas berjalan dengan baik. Pemkot telah melakukan skrining kesehatan sebelum PTM terbatas dimulai. Hingga kini Maidi memastikan nihil adanya temuan klaster sekolah. Kalaupun ada siswa yang terkonfirmasi, merupakan hasil deteksi dini melalui pemeriksaan rapid test (RT) antigen sebelum PTM terbatas dimulai.

“Anak-anak sudah masuk, gedung baru dapat memfasilitasi dengan baik anak-anak sekolah,”ungkapnya.

Maidi berharap kegetolan pemerintah dalam bidang pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di kota ini, juga turut memutus mata rantai kemiskinan. Pun Maidi berharap besar kota ini semakin maju utamanya dalam bidang pendidikan.

“Perubahan luar biasa dan kota ini harus lebih maju dari daerah lain,” pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00