DBD Mewabah ditengah Pandemi Covid-19

KBRN, Magetan : Pandemi Covid-19 belum juga berakhir, perubahan cuaca yang tidak menentu, memicu munculnya Demam Berdarah Dengue.

Direktur RSUD dr Sayidiman Magetan drg. Ratnawati menyebut, Trend penyebaran dan penderita mulai naik.

"Dengue yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang telah menghisap darah orang yang terkena DBD," ungkapnya, Senin (25/10/2021).

Lanjutnya, nyamuk ini aktif disaat pagi sampai sore, sehingga diharapkan masyarakat lebih waspada.

Biasanya penyakit ini diawali dengan gejala yang ringan seperti gejala flu, sehingga terkadang masyarakat menganggapnya sebagai penyakit biasa.

Namun setelah 4-10 hari akan muncul berbagai gejala seperti :Demam tinggi mencapai 40 derajat Celsius; Nyeri kepala berat; Nyeri pada sendi, otot, dan tulang; Nyeri pada bagian belakang mata; Nafsu makan menurun; Mual dan muntah; Pembengkakan kelenjar getah bening;Ruam kemerahan sekitar 2–5 hari setelah demam; Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening; dan Perdarahan dari hidung, gusi, atau di bawah kulit, paparnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang bergejala, agar segera berobat ke tenaga medis, untuk dapat segera mendapat penanganan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00