Pengumuman Hasil Assessment Seleksi Sekda Kota Madiun Mundur

KBRN, Madiun: Pengumuman hasil akhir seleksi JPTP Sekda Kota Madiun yang sedianya dijadwalkan pada Jum’at (22/10/2021), mundur. Dihari yang sama, seharusnya juga dilakukan penyampaian hasil akhir seleksi JPTP Sekda kepada Wali Kota Madiun selaku Pejabat Pembina Kepegawaian melalui pejabat yang berwenang, namun urung terlaksana. Ini karena nilai hasil assessment oleh tim assessor belum keluar.

Wali Kota Madiun, Maidi justru menyebar kuisioner ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemkot. Ini sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan satu dari lima kandidat terbaik untuk menduduki kursi sekda. Masing-masing Ahsan Srihasto, Agus Purwowidagdo, Sudandi, Soeko Dwi Handiarto dan Gaguk Hariyono.

Sebelumnya, Maidi juga telah menyebar kuisioner ke anggota DPRD yang sifatnya rahasia. Pilihan OPD dan DPRD itu saat ini masih tersimpan rapat di dalam amplop. Nantinya akan dibuka oleh tim panitia seleksi (pansel) bersamaan dengan hasil assessment.

“OPD saya suruh ikut menentukan. Jadi kualitas kelima kandidat itu bagus semua. Tergantung OPDnya nanti bagaimana. Hasilnya kusioner itu akan dibuka bareng-bareng (dengan kuisioner DPRD.red) oleh pansel. Harusnya nilai assessment itu keluarnya hari ini tapi saat ini masih tes ladies program yaitu istri dari lima kandidat di assessment di Solo,” ujarnya.

Maidi menjelaskan, istri lima kandidat sekda sengaja ikut dilibatkan dalam assessment. Tujuannya sebagai seorang pendamping harus tahan terhadap apapun. Pun mereka nantinya juga ikut terlibat mengelola Dharma Wanita, PKK kota dan organisasi lainnya. Ia berharap hasil assessment peraih tiga besar segera keluar sehingga bisa running untuk menentukan satu nama yang selanjutnya dilantik menjadi sekda definitif. Pun nantinya akan diumumkan secara terbuka ke publik.

“Yang jelas kalau hasilnya keluar akan kita umumkan secara terbuka,” tambhanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00