Rektor Prof. Parji Sandang Guru Besar Pertama di Unipma

KBRN, Madiun: Universitas PGRI Madiun (Unipma) memiliki Guru Besar pertama bidang Ilmu Pendidikan Ilmu Sosial. Yakni disandang Prof. Dr. Parji, M.Pd yang juga Rektor Unipma. Rapat Senat Terbuka Unipma dengan acara Pengukuhan Parji sebagai Guru Besar dilaksanakan di Graha Cendekia Unimpa, Selasa (19/10/2021).

Ketua Pengukuhan Guru Besar yang juga Direktur Pascasarjana Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Unipma, Dr. M. Hanif mengatakan, Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar itu sempat tertunda. Sedianya, upacara pengukuhan dilaksanakan Juli lalu, namun baru terlaksana Oktober ini sebagai dampak pembelakuan PPKM.

“Sebagai bagian dari universitas, kami terinspirasi dari beliau dan beliau juga mendorong kami mendirikan program S3 untuk gelar doktor,” terangnya.

Rektor Unipma, Prof. Dr. Parji mengatakan, gelar Profesor yang ia sandang tidaklah mudah. Apalagi dicapai di situasi pandemi covid-19.  Menurutnya, guru besar itu merupakan jabatan akademik tertinggi di perguruan tinggi. Karenanya ia berkomitmen untuk memajukan dunia pendidikan.

Prof. Parji menyatakan, untuk menyandang guru besar diperoleh setelah 30 tahun mengabdi sebagai dosen. Ia pun bersyukur di usia 54 tahun bisa mendapat gelar profesor bidang Ilmu Pendidikan Ilmu Sosial. Hal itu tidak lepas dari kesungguhannya untuk melakukan penelitian dan menulis ditengah kesibukannya memimpin kampus.

“Ya itu patut kita syukuri. Karena seorang guru besar memiliki tanggung jawab moral dan tangggung jawab akademik yang besar. Disamping mengajar, tentu juga penelitian, riset dan pengabdian masyarakat, penulisan buku juga akan terus kita tingkatkan. Itu komitmen saya. Kemudian juga dalam rangka memberikan inspirasi dan motivasi bagi para dosen. Kita tingkatkan produktifitas kita untuk kemajuan pendidikan Kota Madiun. Terutama dalam rangka untuk menambah kesejahteraan Kota Madiun,” ucapnya.

Seperti diketahui perjalanan Prof. Parji untuk memperoleh gelar guru besar dicapai melalui proses pengajuan selama 6 bulan. Tepatnya di bulan Juni 2020, dan 1 Desember 2020 telah diterbitkan SK. Sebelumya, Prof. Parji memperoleh gelar Doktor untuk yang pertama dan saat ini memperoleh gelar Profesor juga yang pertama. Selama 46 tahun ini akhirnya Universitas PGRI Madiun mempunyai Guru Besar/Profesor tetap.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00