Ribuan Warga Nganjuk Terima Sertifikat Tanah Program PTSL

KBRN, Nganjuk : Sebanyak 1.200 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi kepada warga Desa Kweden Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Marhaen Djumadi mengatakan, program sertifikat tanah melalui PTSL yang dilaksanakan BPN Nganjuk merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mengakui tanah hak milik warga. Selain itu, melalui sertifikat tanah sebagai pemberian kepastian hukum status tanah milik warga. "Dengan demikian, warga yang telah memiliki sertifikat tananh miliknya bisa tenang dan bisa lebih sejahtera," Ujarnya.Sabtu ( 16/10/2021).

Dijelaskan Kang Marhaen, pemerintah mempunyai program pada tahun 2024 mendatang seluruh bidang tanah milik warga sudah bersertifikat. Artinya sudah tidak boleh ada bidang tanah kosong tanpa ada sertifikat. "Untuk itu, kami mengharap bagi kepala desa di Kabupaten Nganjuk agar secepatnya mengusulkan program PTSL di desanya masing-masing sebagai upaya memberi kepastian hukum hak tanah warga," Ungkapnya. Marhaen Djumadi mengungkapkan  petok C atau petok D kurang kuat sebagai bukti kepemilikan tanah. Dan tanah tersebut masih bisa diakui oleh pihak lain. Namun kalau tanah sudah bersertifikat, maka tidak akan bisa diubah kepemilikanya atau diakui oleh orang lain. Mustakim, salah satu warga Desa Kweden penerima sertifikat program PTSL, mengatakan, dirinya merasa senang dan tenang setelah bidang tanah yang dimilikinya sudah bersertifikat. Lantas dia pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah, khususnya Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan BPN Nganjuk, lantaran tanahnya sudah bersertifikat. "Kami belum berpikir untuk menjaminkan sertifikat ke bank dahulu, mungkin nanti kalau ingin berternak sapi kami akan cari pinjaman bank," tutur Mustakim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00