Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Saradan Lakukan Tracing

KBRN, Madiun: Babinsa jajaran Kodim 0803/Madiun bersama Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk membantu pelaksanaan tracing Covid-19. Ini dilakukan untuk memasifkan pelacakan kontak erat pasien konfirmasi positif Covid-19.

Berbekal pelatihan Training Of Trainer (TOT) Tracing Covid-19 yang sudah didapat serta menggunakan aplikasi Silacak, tim tracer ditingkat desa tersebut mulai bergerak. Seperti di Kecamatan Saradan misalnya. Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas  bersama bidan desa melakukan tracing terhadap masyarakat yang melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19, Jumat (15/10/2021).

Danramil 0803-09/Saradan Kapten Inf Heru Purnomo mengatakan, jika ada satu pasien positif Covid-19, paling tidak ada 8-15 orang yang harus ditracing. Data tersebut kemudian dilaporkan melalui aplikasi Silacak.

"Secara berkala data baru yang terkonfirmasi Covid-19 by name by address sudah muncul pada aplikasi Silacak yang dimiliki tracer," ujarnya.

Danramil menjelaskan, tim tracer mulai mendatangi rumah pasien sesuai alamat. Keluarga dan orang terdekat akan didata dan dilakukan rapid tes antigen. Selain melakukan tracing, petugas juga mengimbau warga yang terpapar untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Masyarakat yang terpapar dan mengalami gejala Covid-19 diimbau untuk menjalani isolasi secara terpusat di tempat yang telah disediakan pemerintah Kabupaten Madiun.

"Kami berharap masyarakat bisa bekerja sama dengan memberikan data yang sebenar-benarnya agar dapat dilakukan tracing dengan baik. Tujuannya untuk mengurangi resiko meluasnya penularan virus Covid-19," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00