Stok Pupuk Subsidi Tulungagung Menipis

KBRN, Tulungagung : Stok pupuk bersubsidi  bagi petani Tulungagung saat ini semakin menipis. Catatan dari Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Tulungagung, stok pupuk subsidi kurang dari 50 persen dari kebutuhan.

Kasi Pupuk Pestisida dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Tulungagung, Triwidyono Agus Basuki menyebut hingga bulan Agustus lalu masih tersedia 22 ribu ton  pupuk subsidi. Jumlah itu, untuk memenuhi kebutuhan petani di Tulungagung hingga akhir tahun 2021.

Menurutnya, kondisi itu karena adanya lonjakan pembelian pupuk subsidi  pada Agustus bertepatan dengan musim tanam. 

“Paling banyak ditebus oleh Kelompok Tani (Poktan) asal Kecamatan Tanggunggunung sebesar 3,58 persen dari sisa persediaan,” kata Tri Widyono Agus Basuki, Sabtu (25/9/2021).

Melihat kondisi itu, Agus mengaku tidak tinggal diam. Ia mengaku sedang mengupayakan pengajukan penambahan pupuk bersubsidi ke Dispertan Provinsi Jatim. Diantaranya pupuk jenis ZA sebanyak 2.400 ton, Phonska 6.300 ton, dan organik jenis padat 600 ton.

Ia menyayangkan, adanya pemotongan anggaran untuk pupuk subsidi tahun ini dari Kementerian Pertanian (Kementan). Semula, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 30 Triliun, dipangkas menjadi Rp 20 triliun akibat refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Tahun ini, realisasi pupuk bersubsidi hanya 53 persen dari total yang diajukan. Makanya untuk penambahan ini kami pasrah dan menunggu keputusan Dispertan Provinsi,” pungkasnya..

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00