DBHCHT Untuk Subsidi-Asuransi ?

KBRN, Ngawi : Sejumlah petani tembakau di Kabupaten Ngawi resah, sebab kondisi cuaca yang tidak menentu mendekati musim panen tembakau.

Kabid Perkebunan dan Holtikultura Kabupaten Ngawi Wibowo menyampaikan kondisi cuaca yang tidak menentu membuat resah petani tembakau. Namun demikian, ada Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk menunjang petani tembakau. DBHCHT dapat digunakan untuk subsidi harga, atau sejenisnya untuk kesejahteraan masyarakat petani tembakau.

“Di cukai itu ada dana DBHCHT yang dialokasikan di kesmas (kesejahteraan masyarakat) itu ada asuransi dan subsidi harga. Semetara untuk juklak-juknis belum ada tapi bisa dijalankan bisa direalisasikan harus ada semacam BIP“kata Wibowo.

Wibowo menambahkan rencana bulan Oktober, Dinas terkait dari pemerintah provinsi akan melakukan survey untuk menentukan standarisasi harga tembakau yang dapat di subsidi ataupun diasuransikan. (Mk)

KBRN, Ngawi : Sejumlah petani tembakau di Kabupaten Ngawi resah, sebab kondisi cuaca yang tidak menentu mendekati musim panen tembakau.

Kabid Perkebunan dan Holtikultura Kabupaten Ngawi Wibowo menyampaikan kondisi cuaca yang tidak menentu membuat resah petani tembakau. Namun demikian, ada Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk menunjang petani tembakau. DBHCHT dapat digunakan untuk subsidi harga, atau sejenisnya untuk kesejahteraan masyarakat petani tembakau.

“Di cukai itu ada dana DBHCHT yang dialokasikan di kesmas (kesejahteraan masyarakat) itu ada asuransi dan subsidi harga. Semetara untuk juklak-juknis belum ada tapi bisa dijalankan bisa direalisasikan harus ada semacam BIP“kata Wibowo.

Wibowo menambahkan rencana bulan Oktober, Dinas terkait dari pemerintah provinsi akan melakukan survey untuk menentukan standarisasi harga tembakau yang dapat di subsidi ataupun diasuransikan. (Mk)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00