TNI Siap Dukung Vaksinasi Pelajar Jelang PTM

KBRN, Madiun : Dandim 0803/Madiun Letkol Inf.Edwin Charles melalui Pjs Kasdim 0803/Madiun Mayor Arm Wahyu Susilo menyatakan dukungannya untuk menyukseskan program vaksinasi pelajar. Ini sebagai upaya pemerintah dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19.

"Kodim Madiun telah menerjunkan Babinsa untuk selalu memberikan pendampingan terkait pelaksanaan vaksinasi ini agar berjalan lancar dan tertib, dengan penerapan prokes yang benar, "ujarnya, Sabtu (18/9/2021).

Seperti diketahui Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur, meluncurkan vaksinasi bagi pelajar di Kota/Kabupaten Madiun, dengan menyediakan sedikitnya 6.000 dosis vaksin. Vaksinasi yang diberikan kali ini merupakan dosis kedua kepada 6.000 pelajar sesuai sasaran vaksinasi dosis pertama lalu.

Bahkan Kabinda Jatim, Marsma TNI Rudy Iskandar didampingi Walikota Madiun, Maidi juga berkesempatan meninjau langsung vaksinasi di SMAN 3 Taruna Angkasa pada Jumat (17/9/2021). Kabinda, Marsma Rudy Iskandar mengatakan, sesuai instruksi yang diterimanya, bahwa BIN akan terus membantu pelaksanaan vaksinasi dengan sasaran pelajar. Setidaknya di Jawa Timur, BIN sudah melaksanakan 300 ribu program vaksinasi menyasar pelajar SMA, SMP, dan pondok pesantren.

“Kami kembali melakukan vaksinasi dosis kedua, dengan sasaran pelajar penerima vaksin tahap pertama beberapa waktu lalu. Ini program pemerintah, BIN memiliki kewajiban membantu daerah dalam mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka. Bagaimana untuk saat ini mengubah pandemi menjadi endemi,” ujar Rudy.

Sementara itu Wali Kota Madiun, Maidi menyebut, sudah 5.000 lebih pelajar tingkat SMP di Kota Madiun telah tervaksinasi. Vaksinasi sengaja dikebut untuk persiapan PTM terbatas, Senin (20/9) lusa. Sedangkan  vaksinasi tingkat SD dengan sasaran usia di atas 12 tahun telah 100 persen, ini karena jumlah pelajar SD hanya berkisar 1.108 anak.

“Vaksinasi kepada pelajar ini penting. Apalagi untuk tingkat SMA sudah dimulai PTM terbatas. Selain SMA, kita juga mengejar vaksinasi untuk pelajar tingkat SMP dan SD yang berusia di atas 12 tahun,'' pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00