Rencana Seleksi CASN dan P3K 2021 di Kab. Madiun pada Masa Pandemi

KBRN,  Madiun :   Pelaksanaan Seleksi Calon Aparat Sipil Negara (CASN) tahun 2021 masih dalam masa pandemi covid-19. Oleh karena itu, untuk menekan penularannya, pemerintah kabupaten Madiun ekstra hati-hati dan melakukan perencanaan yang matang dalam melaksanakannya.  Sekretaris Daerah Kabupaten  Madiun, Ir. Tontro Pahlawanto usai pemaparan persiapan seleksi CASN di Pendapa Muda Graha, Kamis (16/9/2021) menjelaskan, panitia seleksi telah melakukan persiapan terkait sarana prasarana dan para peserta seleksi nantinya wajib mengikuti prosedur yang ditetapkan. Prosedur yang dimaksud  antara lain para peserta harus ikut rapid test antigen  dan sudah pernah divaksin.  Apabila belum pernah divaksin, peserta harus bisa menunjukkan surat keterangan dari desanya tentang alasan mengapa belum divaksin. Seleksi CASN 2021 Kabupaten Madiun, menurut Sekda Tontro Pahlawanto, akan dilaksanakan di Pendapa Ronggo Djoemeno Caruban selama 5 hari dari tanggal 23 sampai dengan 27 September 2021.  Tempat duduk bagi peserta seleksi berjumlah 151  kursi  diatur masing-masing berjarak 1,5 meter.  Dan dalam satu hari, kata Sekda Madiun, dilaksanakan 2 atau 3 sesi.

“Per harinya sekitar 151.  Per sesinya tergantung, hari pertama itu ada dua sesi, kemudian hari kedua dua sesi, hari ketiga tiga sesi, kemudian yang hari terakhir yang untuk P3K 2 sesi”, katanya.

Jumlah peserta seleksi ASN dan P3K di Kabupaten Madiun  tahun ini mencapai 1751  orang.  Menurut Kepala BKD Kabupaten Madiun, Endang  Setyowati, SH, MM , titik lokasi seleksi  di wilayah kabupaten Madiun hanya satu yaitu di pendapa Ronggo Djoemeno Caruban, tetapi pihaknya juga memfasilitasi  titik lokasi seleksi di sejumlah daerah.

“Untuk titik lokasi di kabupaten Madiun hanya satu. Tetapi difasilitasi satu peserta yang di luar kabupaten Madiun untuk dekat dengan tilok yang terdekat dari tempat tinggalnya, yaitu ada sembilan titik lokasi, ada Jakarta, Balikpapan, Sumatra dan sebagainya. Itu ada 9 tilok, sebanyak 163 untuk CASN dan 2 untuk P3K”, kata Endang.  

Jumlah recruitment ASN dan P3K Kabupaten Madiun tahun ini dinilai belum  ideal jika dibandingkan dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah memasuki  batas usia pensiun (BUP) yang mencapai hampir 500  orang. (Haryo)  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00