Panglima TNI Cek Penerapan Silacak

KBRN, Madiun : Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi Puskesmas Sukomoro Nganjuk dan Puskesmas Balerejo di Kabupaten Madiun. Selain itu juga mengunjungi Kodim 0803/Madiun untuk mengecek penerapan aplikasi Silacak.

Panglima TNI didampingi oleh Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Nico Afianta.

Pengecekan penerapan aplikasi Silacak dilakukan terhadap Kepala Puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tracer. Aplikasi Silacak digunakan untuk memudahkan penanganan Covid-19 oleh petugas tracer.

Marsekal Hadi mengapresiasi aparatur kewilayahan seperti Babinsa atau Bhabinkamtibmas yang peka terhadap IT dan dapat mengoperasionalkannya.

Selain itu, Panglima turut menyampaikan ucapan terima kasihnya, karena di Desa Balerejo saat ini sudah termasuk zona hijau dan dari data yang terbaru kemarin tidak diketemukannya kasus baru.

Sementara itu, Danrem mengungkapkan keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) di seluruh wilayah jajarannya sudah mulai menurun.

“Dari data yang kami himpun, saat ini keterisiannya di angka 71 persen. Hal itu dipengaruhi semakin tingginya angka kesembuhan,” ujarnya.

Sedangkan dalam mempercepat penanganan Covid-19 dan untuk segera mewujudkan herd immunity, Danrem mengatakan, jika jajarannya saat ini terus aktif melakukan serbuan vaksinasi maupun vaksinasi harian di 11 Kota dan Kabupaten di seluruh wilayah jajarannya.

“Untuk pencapaiannya hingga hari ini sudah sekitar 23 persen dari jumlah target atau masyarakat yang berhak menerima vaksin,” terangnya.

Danrem optimis, dengan kerja keras yang terus dilakukan dan didukung tingginya kesadaran masyarakat, penanganan pandemi Covid-19, khususnya di jajarannya akan semakin baik. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00