Bersama Forkopimda, Kapolres Trenggalek Tinjau Vaksinasi Oleh BIN

KBRN,Trenggalek :  Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek tepatnya di Desa Sengon Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. 

Vaksinasi yang digelar door to door ini merupakan upaya akselerasi vaksinasi nasional bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Trenggalek dan stakeholder terkait. Minggu, (1/8/2021).

Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut.

“Iya benar, hari ini kami jajajaran Forkopimda meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama BIN. Salah satu langkah untuk menangkal penyebaran Covid-19 adalah dengan vaksinasi. Kegiatan dari BIN ini tentu sangat membantu untuk akselerasi vaksinasi di Kabupaten Trenggalek.” Ujar AKBP Dwiasi

Dijelaskan  selain vaksinasi dari BIN, Polres Trenggalek juga menggelar kegiatan yang sama di Mapolres Trenggalek. Melalui gerai vaksin presisi, kepolisian melakukan vaksinasi massal kepada 200 orang warga Trenggalek.

“Yang pasti mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses vaksinasi. Tujuannya, agar warga memiliki kekebalan tubuh terhadap penularan Covid-19 sehingga diharapkan kita semua bisa melewati pandemi ini dengan sehat dan selamat.” Imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Trenggalek M. Nur Arifin mengatakan bahwa pihaknya ingin mempercepat progres vaksinasi, namun seperti yang diketahui bersama kekurangan stok vaksin menjadi salah satu kendala.

“Alhamdulillah, BIN datang ke Trenggalek membawa dua ribu dosis dan kita peruntukkan bagi daerah-daerah yang memang keterjangkauan dari Puskesmas cukup jauh. Ini mempermudah dan kita bekerjasama dengan BIN melaksanakan vaksinasi door to door.” Ungkapnya.

Bupati muda yang kerap disapa Gus Ipin ini menegaskan bahwa dari target 580 ribu orang warga Kabupaten Trenggalek, 120 ribu diantaranya telah disuntik vaksin dosis satu dan dua atau 10 sampai 12 persen.

“Nah ini yang terus kita kejar. Yang penting stok vaksin tersedia, Forkopimda siap.” Tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00