Kondisi Perhotelan Memburuk, Pengusaha Menjerit

KBRN, Magetan : Pengusaha hotel di Kabupaten Magetan menjerit dengan diperpanjangnya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PHRI juga mengeluhkan minimnya perhatian hingga bantuan bagi pengusaha dan pegawai hotel yang juga ikut terdampak.

Ketua PHRI Kabupaten Magetan Sunardi mengatakan, sejak awal PPKM darurat, okupansi hotel di Magetan terutama hotel di Sarangan Nol.

"Perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus 2021 juga semakin memperperburuk kondisi perhotelan," ungkapnya, Jumat (30/7/2021).

Lanjutnya, saat ini banyak hotel di Magetan yang sudah kelabakan untuk biaya operasional nya, gaji karyawan, bayar listrik, angsuran bank, bayar air, dll.

Pemerintah tak memberikan perhatian bagi para pengusaha ataupun pegawai hotel, selama pemberlakuan PPKM darurat, jelasnya.

Nardi menyebut, pihaknya mendesak agar Pemkab Magetan membuka mata dan memperhatikan kondisi pengusaha perhotelan dan pegawai hotel yang terdampak PPKM.

Sementara itu, Kepala Disparbud Magetan Joko Trihono, menyampaikan bahwa di situasi dan kondisi seperti ini seluruh elemen Masyarakat untuk bersabar.

Joko berharap, masyarakat mematuhi protokol kesehatan agar penyebaran covid-19 segera berakhir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00