Ini Syarat Perjalanan KA Jarak Jauh di Daop 7 Madiun

KBRN, Madiun: Pelanggan Kereta Api Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Kebijakan tersebut kembali diterapkan mulai Senin (26/7/2021) sebagai bentuk dukungan terhadap program PPKM. Bagi pelanggan KA Jarak Jauh yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan Kereta Api Jarak Jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Untuk pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, pelanggan yang tidak memenuhi  persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100%.

“KAI mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pada masa pandemi untuk menekan penyebaran Covid-19,” ujar Ixfan.

Untuk melayani pelanggan yang tetap harus bepergian menggunakan KA, PT KAI Daop 7 Madiun masih mengoperasikan beberapa KA Jarak Jauh. Diantaranya KA Argowilis relasi Surabaya Gubeng – Bandung (PP). KA Gajayana relasi  Malang – Gambir (PP). KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen (PP). KA Kahuripan relasi Blitar – Kiaracondong (PP) dan KA Sri Tanjung relasi Ketapang – Lempuyangan (PP).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00