Berantas Aksi Premanisme-Pungli, Polres Madiun Kota Amankan Dua Jukir Liar

KBRN, Madiun: Polres Madiun Kota berkomitmen memberantas aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) sesuai arahan Kapolri yang tertuang dalam surat telegram. Tujuannya untuk  membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional dampak pandemi covid-19.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, kegiatan operasi gencar dilakukan sebagai upaya pencegahan mengingat kedua aksi tersebut menjadi atensi Presiden RI, Joko Widodo. Hingga saat ini sedikitnya, Polres Madiun  Kota berhasil mengamankan dua orang yang terindikasi sering memungut tarif parkir tanpa kejelasan.

“Selama beberapa hari ini kita terus melakukan operasi terhadap preman-preman yang mungkin kerap merasahkan masyarakat, mengganggu kenyamanan masyarakat. Itu sudah diamankan dua orang. Kita beri edukasi jangan sampai ada yang meresahkan,” ujarnya, Rabu (23/6/2021).

Kapolres AKBP Dewa menyatakan, jika keberadaan juru parkir sudah ada yang menaungi dari pihak ketiga bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, ia menyarankan untuk menginduk di dalamnya. Sehingga keberadannya jelas, bukan liar.

“Yang dinyatakan pungli itu kan pungutan liar yang tidak jelas. Kalau ada wadahnya itu sah, jadi tidak ada yang merasa dirugikan,” katanya.

Menindaklanjuti hal itu ia menghimbau masyarakat untuk tidak takut menyampaikan kepada aparat penegak hukum jika ada indikasi penyelewengan atau tindakan pidana. Kemudian masyarakat diminta memanfaatkan call center 110 jika memerlukan kehadiran polisi dengan cepat. Disisi lain, masyarakat Kota Madiun juga bisa menggunakan aplikasi Jogo Kotama. Di aplikasi tersebut masyarakat bisa chating untuk meminta bantuan polisi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00