Perlintasan KA Saradan ke Caruban Akan Diperbaiki, Pengendara Wajib Hati-hati

KBRN, Madiun : Setelah sebelumnya dilakukan perbaikan di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) No. 83 dan No 94 berjalan dengan baik sesuai rencana.  

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali akan melakukan perawatan jalur KA yang berada di petak jalan antara Saradan – Caruban, tepatnya di JPL No 114. Perawatan ini terus dilakukan guna meningkatkan keandalan jalur guna menjamin keselamatan kereta api.

Manager Humas PT. KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan perawatan jalur KA yang berada di kilometer 145 + 6/7, antara Stasiun Saradan – Caruban, telah sesuai dengan program kerja tahun 2021 yang telah ditetapkan.

“Pekerjaan tersebut akan dilakukan pada hari Senin (21/6/2021) tepatnya di Jl. Bagio Suparmo, Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.” Kata Ixfan dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat (18/6/2021) petang.

Rencananya, kegiatan peningkatan keandalan jalur akan dilakukan selama lima hari, mulai tanggal 21-25 Juni 2021.  Sedangkan  waktu pengerjaannya dilaksanakan mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB.

Adapun proses peningkatan jalur yang  akan dilakukan diantaranya pembongkaran aspal yang berada di sisi kanan-kiri rel pada sisi jalur Hilir atau jurusan dari arah Surabaya ke arah Madiun. Usai pembongkaran aspal,  akan dilakukan perbaikan geometri jalur, setelah jalur dinyatakan stabil, kemudian akan dilakukan pengaspalan kembali.  

Rencananya selama pekerjaan dilakukan Ixfan menegaskan tidak akan ada penutupan akses jalan.

“Informasi yang saya dapatkan dari rekan unit jalan rel tidak ada penutupan jalan, jadi lalu lintas akan tetep berjalan. Hanya nantinya akan dilakukan pengaturan lalu lintas oleh petugas kepolisian sehingga kemungkinan akan terjadi kepadatan selama proses tersebut,” imbuh Ixfan

Meskipun demikian Ixfan pun mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut, untuk tetap berhati-hati.

“PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun meminta maaf atas ketidaknyamanan dan terganggunya perjalanan, mengingat lokasi berada pada Jalan Raya Nasional Madiun – Surabaya, dan mungkin ada tumpukan material atau petugas yang berlalu lalang di sekitar lokasi, ” Pungkas Ixfan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00