Tinjau Vaksinasi di Kota Madiun, Ini Pesan Kapolri-Panglima TNI

KBRN, Madiun: Vaksinasi covid-19 di Kota Madiun gencar dilakukan. Baik diberikan kepada masyarakat umum maupun lansia. Saat ini dari jumlah penduduk Kota Madiun mencapai 197 ribu jiwa, 50 ribu diantaranya sudah menjalani vaksinasi covid-19.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani usai memberikan pemaparan di hadapan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat peninjauan  proses vaksinasi di Ngrowo Bening Kota Madiun, Jum’at siang (18/6/2021). Turut hadir pula Menteri Kesehatan, Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Denik menyatakan, capaian vaksinasi saat ini untuk tenaga kesehatan sejumlah 4.119 orang untuk pemberian dosis pertama dan 3.936 orang untuk pemberian dosis kedua. Kemudian pelayanan publik untuk dosis pertama sudah diberikan kepada 33.529 orang dan dosis kedua baru diberikan kepada 17.325 orang.

Pun untuk lansia, dosis pertama telah diberikan kepada 8.413 orang dan dosis kedua baru diberikan kepada 1.690 orang. Vaksinasi juga menyasar masyarakat rentan dan masyarakat umum. Untuk dosis pertama baru diberikan kepada 2.958 orang.

“Yang sudah divaksin sekitar 50 ribu-an jiwa dari total sasaran jumlah penduduk Kota Madiun sekitar 197 ribu jiwa. Berarti kalau diprosentase saat ini ya sudah sekitar 25 persen,” terangnya.

Walikota Madiun, Maidi mengungkapkan, pemkot akan mempercepat proses vaksinasi terhadap masyarakat rentan. Baik lansia maupun pra lansia sesuai arahan Kapolri dan Panglima TNI. Untuk itu ia meminta masyarakat yang belum menerima vaksin covid-19 segera mendaftarkan diri ke puskesmas.

“Pesannya pak Kapolri dan pak Panglima TNI bahwa massifnya vaksin ini jangan sampai tidak dilakukan. Beliau tadi juga mengingatkan kepada saya untuk segera melakukan pengereman dan ada penambahan bed yang ada di rumah sakit karena BOR rumah sakit kita tinggi,” ujarnya.

Maidi menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, pemkot mengadakan serbuan vaksinasi menyasar  1.500 orang. Namun jumlah dosis vaksin yang ada di Pemkot hanya 1.100 vial. Kemungkinan, kekurangan itu akan dicukupi dalam waktu dekat oleh pemerintah pusat melalui Pemprov Jatim.

“Tadi pak Menteri Kesehatan mengapresiasi antusiasme warga yang melakukan vaksin. Makanya kekurangannya berapa salam waktu dua hari insya allah akan dicukupi,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00