Batik Kian Menarik di Kabupaten Madiun

KBRN, Madiun :  Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, UMKM khususnya kerajinan batik.  Diupayakan, setiap daerah di Kabupaten Madiun memiliki usaha batik dengan ciri khas masing-masing sesuai potensi yang ada.  Dengan dukungan dan motivasi yang diberikan oleh pemerintah daerah, kini hampir di setiap kecamatan di kabupaten Madiun telah berdiri usaha batik. Dan untuk mendukung usaha batik tersebut bisa berkembang, pemkab Madiun mewajibkan ASN  memakai batik produk UMKM yang ada di Kabupaten Madiun. Pengusaha batik dari desa Sendangrejo kecamatan Madiun, Rini Susanti menyambut baik kebijakan itu karena bisa meningkatkan pesanan kain batiknya.

“Usaha batik sekarang ini banyak pesanan yang masuk juga, pak. Karena bapak bupati khan mewajibkan ASN memakai motif kampung pesilat, jadi ya berkah buat para pengrajin sih. Banyak yang pesan. Pengrajin batik untuk seragam, batik kampung pesilat”, kata Rini.

Meski tidak menyebutkan jumlahnya, pesanan dari para ASN  pemkab Madiun itu minimal bisa meningkatkan taraf hidup para pengrajin batik.  Menurut Rini, saat ini  ada beberapa motif yang tertuang dalam kain batik produknya seperti kampung pesilat,  beras kutah, burung merak,  porang, brem, dan lain-lain.

“Khan ibu bupati juga sering ke tempat saya melihat pengrajin batik saya. Beliau menyarankan untuk setiap motif ada porang, ada beras kutah, kemudian pastinya kampung pesilat itu, burung merak karena di Kare katanya ibu juga ada penangkaran merak. Seperti itu,pak. Setiap produk unggulan di kabupaten Madiun saya masukkan ke motif batik saya’, kata wanita yang menekuni usaha batik tulis sejak 7 tahun lalu itu.

Untuk membangkitkan kembali kerajinan batik warisan leluhur bangsa Indonesia ini, ia mengaku sering memberikan pelatihan membatik bagi anggota PKK  hampir di setiap desa  di Kabupaten Madiun. (Haryo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar