Ramadan, Lima Desa di Ngawi Terdampak Banjir Luapan Sungai Kali Madiun

KBRN, Ngawi : Belum ada sepekan memasuki bulan Ramadan, sebagian wilayah di Kabupaten Ngawi terdampak banjir. Sebelumnya banjir juga terjadi di Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi, sehari sebelum memasuki bulan Ramadan 1442 Hijriyah tahun 2021, namun telah surut. Kali ini, akibat luapan sungai Kali Madiun, lima desa di dua kecamatan di Kabupaten Ngawi terdampaak banjir. Dua Desa di Kecamatan Pangkur meliputi Desa Pleset dan Waruk Tengah, Sedangkan tiga desa di Kecamatan Kwadungan meliputi Desa Purwosari, Sumengko dan Simo. Hingga Kamis (15/4) siang, tinggi air mencapai 40 hingga 50 cm di jalan-jalan antar desa. Banjir menggenangi jalan dan kawasan persawahan, beruntung, di daerah setempat sudah melawati masa panen, sehingga tidak berdampak signifikan terhadap harga gabah.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Kabupaten Ngawi Teguh Puryadi menyampaikan banjir terjadi akibat hujan deras di daerah hulu seperti Madiun dan sekitarnya. Sehingga Ngawi yang dilewati Sungai kali Madiun terkena dampak banjir, meski di wilayah Ngawi hujan tidak deras. Beruntung aliran sungai Bengawan Solo dinilai kecil, sehingga diperkirakan banjir akan cepat surut.

“Dari hulu kemarin hujan lebat itu beberapa jam, terus Ponorogo juga hujan, terus luapan. Kebetulan Ngawi hanya gerimis, mungkin delapan jam dari itu sudah ada penyusutan “kata Teguh(15/4).

Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana) Sumengko Sunandar menyampaikan sejauh ini di desa Sumengko air banjir mengenangi jalan-jalan serta persawahan. Banjir tidak sampai berdampak pada permukiman warga.

“Cuma pinggiran jalan, belum masuk sepenuhnya, mangke perkiraan menurut TMA DAS Bengawan Madiun , itu Ponorogo sudah turun, Ahmad yani sudah turun, jadi diperkirakan banjir kaan surut petang nanti“kata Sunandar(15/4).

Sunandar menyampiakan banjir masuk ke wilayah Sumengko sekitar waktu sahur. Namun demikian, aktivitas warga tetap berjalan seperti biasa. Untuk sementara kendaraan roda dua yang dapat lewat si sekitar kawasan dampak banjir terbatas. Namun untuk kendaraan besar seperti truk dapat lewat.(mk)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00