Bumil Terlibat Peredaran Narkotika Sabu

KBRN Lhokseumawe: Terlibat penyalah gunaan dan Peredaran Narkotika golongan 1 jenis shabu, Seorang Ibu Rumah Tangga Inisial ER (40 tahun) Warga Desa Cot Kiro Kecamatan Sawang Aceh Utara ditangkap Satreskrim Narkoba Polres Lhokseumawe. Selain menghadirkan tersangka ER yang sedang mengandung sekitar 7 bulan, Dalam Konprensi Pers digelar di Aula Serbaguna Senin Sore (25/01/2021).

Polisi juga menggelar Barang bukti  1 buah dompet biru berisikan 99, 00 gram Shabu, terdiri  paket besar dan 20 bungkusan paket kecil siap edar serta uang hasil penjualan sekitar 5 ratus ribu rupiah yang berhasil disita Team Operasi Satuan Narkoba dalam Operasi penangkapan dan pengeledahan dilakukan 15 Januari lalu.

Dalam rilis Pengungkapan kasus narkotika  Dibacakan dihadapan sejumlah wartawan, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko hartanto Sik, yang ikut didampingi Kassat Reskrim Narkoba juga menyebutkan Kronologis penangkapan tersangka berawal dari  informasi masyarkat yang meresahkan aktifitas seorang warga bersatus Ibu Rumah Tangga yang diduga terlibat peredaran Narkotika jenis Shabu.

Menindak lanjuti laporan tersebut , Unit Operasi Satuan Reskrim Narkoba terlebih dahulu melakukan penyelidikan Guna mendapatkan kebenaran informasi adanya aktifitas Ibu rumah tangga sebagai terduga kepemilikan dan pelaku Peredaran narkotika jenis Shabu. 

Setelah memastikan keberadaan tersangka, Team Operasi Sat reskrim Narkoba berhasil melakukan penangkaan tersangka tanpa perlawanan disebuah warung yang dijadikan sebagai temnpat tinngal tersangka bersama 3 orang anaknya didesa setempat.

"Perlu diketahui ya rekan wartawan, Penangkapan tersangka ini dilakukan petugas pada hari jumat 15 Januari  2021, lalu kenap baru dipublikasikan hari ini, ini dikarena kami juga harus melakukan pengembangan lebih lanjut guna peningkatan kasus yang diperkiraan juga melibatkan beberapa orang tersangka lainnya,’Jelas Kapolres Kepada wartawan senin sore.

Dari hasil pengembangan petugas dan pemeriksaan tersangka yang kini diamankan di Mapolres, Kapolres Eko Hartanto  juga menyebutkan sejumlah nama pelaku jaringan peredearan narkoba yang dinyatakan sebagai Buron.

”Saudara Er ini mendapatkan Narkotikan jenis Shabu dari yang beribnisial ad ,ini masih DPO, 40 tahun pekerjaan swasta, dan kita masih melakukan penyelidikan untuk pengembangan kasus".

Sementara dari hasil pemeriksaan Polisi tersangka  yang mengaku terdesak kebutuhan ekonomi juga  mengakui sudah menjalani Profesi peredaran paket narkoba Shabu sekitar 2 bulan lalu, yang diperoleh dari salah Seorang Kerabatnya Inisial Sy  yang kini juga masih dilakukan pendalaman dan dinyatakan sebagai buron kasus narkiotika jenis shabu. 

Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 114 UUD RI.No 35 tahun 2009 tetang Narkotika dengan ancaman pidana kurungan penjara seumur hidup atau Pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun  kurungan Penjara disertai Sangksi Pidana denda sebesar Rp 1 Milyar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00