Maklumat Polri, Pesta Perkawinan Termasuk Yang Dilarang Dalam Covid-19

KBRN, Lhoksukon: Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kompol Adi Sofyan, meminta warga masyarakat untuk mematuhi maklumat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tentang pencegahan penularan wabah Corona Virus Disease tahun 2019 (Covid-19).

"Kami akan larang semua aktivitas warga yang sifatnya kerumunan massa. Bahkan akan dibubarkan paksa jika warga tidak mengindahkan", tegas Kabag Ops Polres Lhokseumawe ini, dalam Dialog Interaktif Luar Studio Pencegahan Penanganan Covid-19, kerja sama RRI Lhokseumawe dan Gugus Tugas Pencegahan, Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara, Rabu (25/03/2020) di Kantor Bupati.

Dialog yang juga di relay Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Bujang Salim (SBS) 103 FM, menghadirkan narasumber lainnya seperti Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara, Teungku.H. Abdul Manan (Abu Manan Blang Jruen), dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi.

Dikatakan Adi Sofyan pula, maklumat Kapolri tersebut juga disebarkan serta di tempel di berbagai lokasi hingga ke desa - desa.

"Kalau saya bacakan mungkin terlalu panjang, tapi intinya bahwa tidak dibenarkan untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan masa seperti seminar, Nongkrong di Kafe, Warung Kopi, hingga Warnet. Sesudah itu, kami juga tidak membolehkan digelarnya acara resepsi atau kenduri pesta perkawinan, ini juga kita larang", tegasnya lagi.

Untuk sementara ini, lanjut Kabag Ops, bentuk kenduri pesta perkawinan harus ditunda untuk sementara, yang dibolehkan hanya acara akad nikahnya saja. Selain itu, Pekan Olahraga juga harus ditunda, kemudian Bazar hingga pasar malam juga dilarang sementara.

Selain dibubarkan paksa jika ada yang melanggar juga akan diancam dengan hukuman pidana.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00