Pengadaan Lahan Tanah Mantan GAM dan Korban Konflik Aceh

KBRN, Jakarta: Ketua Komite I DPD RI yang juga Senator asal Aceh,  H. Fachrul Razi, MIP memimpin rapat pleno pembahasan percepatan penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah dengan membentuk Tim Kerja bersama Menteri ATR/BPN RI, Sofyan A.Djalil .

Dalam rapat yang berlangsung secara virtual hingga sore hari, disepakati bahwa Komite I DPD RI dan Menteri ATR/ BPN segera menyelesaikan permasalahan tanah kombatan di Aceh sesuai dengan perjanjian MoU Helsinki. Fachrul Razi juga menyampaikan permasalahan konflik pertanahan di Aceh yang harus segera diselesaikan secara cepat.

Dalam press releasenya kepada RRI,Fachrul Razi mengatakan bahwa pihak di DPD RI beserta Menteri Sofyan Djalil akan all out segera menyelesaikan permasalahan tanah untuk kombatan dan korban konflik secara cepat. 

“Bahkan dalam rapat Pleno Komite I dengan Menteri Sofyan Djalil, kita targetkan tahun 2021, masalah tanah untuk kombatan dan masyarakat korban konflik segera selesai, Pak Menteri komit untuk selesaikan tanah kombatan segera selesai,” tegas Fachrul Razi.

Dalam Rapat Pleno tersebut, penyelesaian konflik pertanahan dan percepatan reforma agraria merupakan program prioritas Pemerintahan sekarang ini. Akan tetapi konflik pertanahan dan reforma agraria khususnya di Daerah tidak berjalan dengan baik seperti yang diharapkan. Berbagai konflik pertanahan masih berlangsung dan tidak terselesaikan sampai saat ini seperti yang terjadi di Kalimantan Tengah, Riau, Jambi, Aceh, sampai dengan Papua Barat. 

 Sementara program TORA (Tanah Obyek Reforma Agraria), juga tidak pernah sesuai harapan, masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat tanah, malahan menjual kembali tanahnya tersebut tanpa dapat dicegah oleh Pemerintah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00