Polling Balon Walikota dan Bupati Pra Pilkada Aceh Marak di Medsos

KBRN, Lhokseumawe: Kesemarakan menyongsong tahun perpolitikan Aceh tahun 2022 mulai terasa. Bahkan menjelang Pelaksanaa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2022 tersebut, suksesi terhadap Bakan Calon (Balon) Kepala Daerah mulai muncul di masyarakat.

Pantauan RRI, sejumlah pihak juga memunculkan situs Pollingkita.com dan menyebarkannya ke grup akun media sosial dengan memunculkan sejumlah nama Balon Walikota Lhokseumawe maupun Balon Bupati Aceh Utara periode 2022 - 2027 mendatang. 

Nama-nama Bakal Calon Walikota Lhokseumawe yang sudah dimunculkan dalam poling pra Pilkada itu antara lain Tgk.H. Abubakar Ismail (Ketua MPU), M Nur, S.Sos, M.Sos, (CEO Water Boom), Ermiadi Abdurrahman, ST (Mantan Anggota DPRA), Azhari, ST (Pemilik Klinik Vinca Rosea), Muhammad Yusuf, MSM (Wakil Walikota sekarang), Rahmadsyah (Mantan Walikota), dan Safrizal (Toke Dan).

Sedangkan untuk nama-nama Bakal Calon Bupati Aceh Utara antara lain, H. Abu Bakar Usman (Abon Buni), Fakhrurrazi H. Cut (F Rozi) , Tarmizi Panyang, Muhammad Fauzi (Sidom Peng) atau Wakil Bupati sekarang, Yusuf Ismail Pase, Mawardi M (Tgk Adek), dan Misbahul Munir (Rahul).

"Bereh, Lagak that suara tanyo (Bagus, suara dalam poling tersebut antusias)", tutur Yusuf Ismail Pase Kepada RRI, Selasa (28/07/2020) yang namanya di catut sebagai salah satu Bakal Calon dalam poling tersebut.

Namun dirinya tidak mengetahui siapa pihak yang memunculkan siapakah kepala daerah yang layak tahun 2022-2027 dalam situs pollingkita.com tersebut.

Sementara pengamat Pendidikan Politik dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Dr. Muhammad Akmal, yang dikonfirmasi RRI, menjelaskan, kemunculan poling suksesi bakal calon Walikota dan Bupati di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara menyongsong Pilkada 2022 merupakan hal yang wajar.

"Karena hal itu untuk membangun sebuah opini politik yang coba dibangun dan semuanya kembali lagi kepada kecerdasan masyarakat dalam memilih nantinya. Itu juga adalah awal dari sebuah proses pengenalan bakal calonnya", tutur Muhammad Akmal.

Suksesi bakal calon ini juga termasuk ke dalam pendidik politik kepada masyarakat serta dalam konteks poling itu juga masuk dalam sosialisasi serta informasi kepada masyarakat, tutup Akmal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00