Panwaslih Aceh Utara Bagikan Buku Sengketa Pelanggaran Pemilu 2019

KBRN, Lhokseumawe: Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Utara, baru saja merayakan hari jadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI ke-12 tahun 2020. 

Dalam merayakan hari jadi Bawaslu RI tersebut, Panwaslih Aceh Utara juga telah memberikan darahnya dalam kegiatan donor darah kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). 

Anggota Panwaslih Divisi Penanganan Pelanggaran, Safwani, SH, mengatakan, pihaknya saat ini juga sudah mencetak buku yang berisi hasil kerja pengawasan pemilu tahun 2019 yang lalu. 

Didalam buku tersebut Panwaslih juga merangkum sejumlah perkara sengketa pemilu, dan pelanggaran pemilu.

"Buku ini kita bagikan sebagai bahan informasi kepada publik. Kita bertanggung jawab kepada publik dan publik harus mengetahui informasi ini", ucap Safwani, dalam pembagian buku secara simbolis diruang kerja Kepala RRI Lhokseumawe, Muhammad Yusridarto, Senin (20/04/2020) Jalan Peutua Ibrahim, nomor 75 Gampong Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Menurutnya pemilu yang damai 2019 benar-benar berjalan dengan baik di Kabupaten Aceh Utara, meskipun dalam pelaksanaannya terdapat tiga kasus sengketa pemilu.

Disamping itu terdapat juga tiga pelanggaran administrasi pemilu di wilayah pengawasannya. 

"Kita ada tiga sengketa pemilu, juga tiga perkara pelanggaran administrasi pemilu. Tapi saat ini sudah diselesaikan sesuai peraturan yang berlaku", pungkas Safwani.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00