Panwaslih Aceh Gelar Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tahun 2022

KBRN,Lhokseumawe  : Panwaslih Provinsi Aceh melaksanakan kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tahun 2022 di Kabupaten Nagan Raya, pada tanggal 23 – 24 Juni 2022. Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini diikuti oleh 23 (dua puluh tiga) alumni SKPP terpilih, yang berasal dari seluruh kabupaten/kota seluruh Aceh.

Kegiatan sebagaimana tersebut di atas, diawali dengan acara pembukaan (opening ceremony), yang ditandai dengan laporan Ketua Panitia oleh Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Yudi Ferdiansyah Putra, dan dilanjutkan oleh sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh peserta oleh Ketua Panwaslih Kabupaten Nagan Raya, Muhammad Arbi.

Acara yang dibuka secara langsung oleh Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Provinsi Aceh ini memfokuskan pada agenda evaluasi pelaksanaan SKPP Tahun 2021, dan pembentukan forum alumni SKPP se-Aceh. Dalam sambutannya, Marini menegaskan kepada seluruh peserta, agar dapat kiranya terus berupaya membumikan virus-virus pengawasan serta melakukan pencegahan terhadap tindakan yang dapat mengakibatkan munculnya pelanggaran Pemilu dan Pemilihan di setiap tahapannya.

Alumni SKPP yang merupakan kaum milenial diharapkan menjadi garda terdepan dan agen-agen perubahan dalam memperbaiki bangunan demokrasi, khususnya di aceh serta secara aktif mencegah kecurangan Pemilu/Pemilihan, sehingga kualitas pelaksanaannya di setiap tahapan akan terselenggara dengan baik, bermartabat, dan berintegritas.

Acara sekolah kader ini merupakan program prioritas nasional yang digagas oleh Bawaslu Republik Indonesia. Marini menyatakan bahwa “alumni SKPP memiliki peran strategis sebagai mitra Bawaslu dalam melaksanakan pengawasan Pemilu dan Pemilihan secara partisipatif”. Lebih jauh Marini juga menyebutkan “Tahapan penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2024, telah dimulai sejak tanggal 14 Juni 2022 yang lalu. Oleh karenanya, para alumni SKPP harus segera membentuk wadah alumni dan bergerak secara selaras dan berkesinambungan dengan Bawaslu/Panwaslih disemua tingkatan untuk mencegah dan mengawasi proses Pemilu dan Pemilihan”, tegasnya.

Para peserta SKPP mendapatkan pembekalan oleh para narasumber yang berasal dari internal dan eksternal Lembaga Pengawas Pemilu. Salah satu narasumber yang hadir adalah Ketua Komisi Informasi (KIA) Aceh, Arman Fauzi. Di akhir acara sebelum penutupan dilaksanakan pembentukan dan sekaligus pemilihan pengurus forum alumni SKPP seluruh Aceh, yang dikukuhkan oleh Pimpinan Panwaslih Provinsi Aceh. Adapun proses pemilihan dilaksanakan secara demokratis, dan terpilih Hendry Syahputra, alumni SKPP yang berasal dari Kabupaten Bener Meriah sebagai ketua forum yang diberi nama CAKeP (Cegah Awasi Kecurangan Pemilu).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar