Kalapas Lhokseumawe Klarifikasi Isu Kamar Mewah Napi Narkoba

KBRN, Lhokseumawe : Kepala Lembaga Pemasyarakatan  (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe, Nawawi membantah isu yang menyebutkan ada kamar mewah untuk narapidana tersandung kasus narkoba di lapas tersebut,  yang diberitakan media local beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan  Kepala Lapas, saat konferensi pers dengan sejumlah awak media, di ruang Vicon Lapas setempat, Senin (22/2/2021). Setelah konferensi pers. Nawawi bersama sejumlah awaknya media melihat langsung sejumlah ruangan Napi dan tahanan termasuk ruangan viral itu. Namun ruangan itu tidak ditemukan ada fasilitas mewah yang kelihatan sedang direnovasi. 

“Video yang beredar luas itu dan sempat viral beberapa hari terakhir  di bekas ruangan bimbingan kerja (Bimker) dan memiliki sejumlah barang elektronik seperti televisi, rice cooker, dispenser dan kipas angin merupakan punya tahun 2019, bukan di tahun 2020 dan 2021,”kata Nawawi, Senin (22/2/2021).

Dirinya kembali menegaskan, tidak ada kamar mewah, karena ruangan tersebut merupakan bekas bimker dan sejak dirinya masuk (menjabat) ada napi yang menempati di barak satu yaitu di luar blok, sekarang ruangan tersebut sudah di sekat dengan triplek, kemudian narapidana yang ada di barak satu akan dimasukkan ke dalam blok tersebut.

“Tidak ada praktek bisnis penginapan (ruang tahanan), dan tidak ada sel tahanan yang disulap menjadi kamar mewah, apalagi disewakan dengan sejumlah uang atau harga tinggi untuk para napi elit berkantong tebal, karena semua napi yang sedang menjalani pidana di Lapas Lhokseumawe diperlakukan sama,”tegasnya,

Ditambahkan, untuk saat ini jumlah narapidana dan tahanan di Lapas kelas IIA Lhokseumawe berjumlah 571 orang,  sedangkan kapasitasnya sekitar 150 orang, sehingga terjadi overcrowded atau over kapasitas.

“Untuk mengurangi over kapasitas, selama ini telah memindahkan sejumlah warga  binaan ke sejumlah Lapas dan Rutan yang ada di Aceh, diantaranya ke Langsa, Kuala Simpang, Kutacane dan Blangpidie,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00