Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan PJ Keuchik di Aceh Utara Divonis 5 Tahun Penjara

KBRN, Aceh Utara : Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, memvonis Ilmastin (40), mantan pejabat  (PJ) Kepala Desa (Keuchik)  Gampong Matang Ulim Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, Selasa (13/10/2020).

Amar putusan majelis hakim lebih ringan dari  tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara,  pada tanggal 07 September 2020, menuntut terdakwa enam tahun enam bulan penjara dengan denda sebesar Rp. 200 juta  dengan Subsidair 3 (tiga) bulan.

Sementara sidang putusan tersebut dipimpin, Eti Astuti MH didampingi dua hakim anggota, Nani Sukmawati MH dan Elfana Zain SH, dihadiri  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara, Wahyudi Kuoso SH. MH, sedangkan terdakwa  sendiri berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara mengikuti sidang putusan secara online.

Kepala Kejari Aceh Utara  Pipuk Firman Priyadi melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Wahyudi Kuoso, SH.,MH mengatakan, putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya, yaitu 6 tahun 6 bulan kurungan penjara, sedangkan majelis hakim memutuskan 5 tahun penjara.

“Menurut majelis hakim,  mantan Pj Keuchik  merupakan PNS Pemko Lhokseumawe asal Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe terbukti bersalah dan melanggar Pasal 2 UU.No.31/1999 tentang Tipikor dan terbukti melakukan korupsi dana desa senilai Rp325 juta.”terang Wahyudi, Selasa (13/10/2020).

 Selain memutuskan pidana terhadap terdakwa selama 5 tahun Penjara, terang Wahyudi, dalam putusan itu meminta kepada terdakwa  untuk membayar denda sebesar Rp200 juta  dengan subsidair bulan tiga bulan kurungan penjara serta membayar uang Pengganti sebesar Rp. 325.275.000, dengan subsider enam bulan Penjara.

“Atas putusan itu kami menyatakan sikap pikir-pikir selama tujuh hari kedepan, begitu juga dengan terdakwa sendiri didampingi kuasa hukumnya yang mengikuti agenda sidang putusan  secara online di Lapas Kelas IIB Lhoksukon, “pungkasnya.

Seperti dikatahui, Pj Keuchik Gampong Matang Ulim Kecamatan Samudera Aceh Utara, Ilmastin, telah melakukan penyewelengan dana desa tahun 2017 senilai Rp325 juta dari total anggaran Rp793 juta. Dana itu digunakan untuk keperluan pribadi dan liburan ke Malaysia, tersangka ditangkap polisi Polres Lhokseumawe pada 8 Februari 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00