Kasus Curanmor Dengan Pura-Pura Jadi Konsumen  Marak di Aceh Utara

KBRN, Aceh Utara : Kasus Pencurian Sepeda Motor (sepmor) dengan modus penipuan dengan pura-pura menjadi konsumen dan saat tes mengendarai lalu membawa kabur, sedang marak terjadi di sejumlah Showroom dan Dealer di Kabupaten Aceh Utara.

Kasus pencurian dengan berpura-pura  menjadi konsumen yang akan membeli sepeda motor (sepmor) di Showroom atau dealer,sudah terjadi dalam dua bulan terakhir tahun 2020, dan kasus penipuan ini dalam penanganan penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Rustam Nawawi kepada RRI, mengatakan semenjak 2020, khususnya dalam dua bulan  terakhir, sudah ada empat kasus penipuan sepeda motor yang dilapor pemilik Showroom.

“Keempat kasus tersebut terjadi di tempat Showroom sepeda motor dan dealer, di kawasan Kecamatan Tanah Jambo Aye  terdapat dua kasus, kemudian di Kecamatan Lhoksukon  dan Tanah Luas masing-masing satu kasus,”kata AKP Rustam, Minggu (11/10/2020).

Menurut AKP Rustam, modus yang dilakukan pelaku penipuan sepmor itu, awalnya  datang ke Showroom maupun dealer dengan menggunakan jasa ojek, kemudian menanyakan persyaratan dan melihat sepeda motor yang menjadi sasaran.

“Setelah itu  pelaku meminta kepada pemilik Showroom atau dealer untuk tes  terlebih dahulu sepeda motor tersebut, setelah diberikan kunci langsung membawa kabur, dan pelakunya tidak kembali , sehingga korban membuat laporan ke polisi,”terangnya.

Sementara berdasarkan hasil penyelidikan, pelakunya memiliki kemiripan dan diduga  orang yang sama. karena saat terjadi penipuan di Kecamatan Tanah Jambo Aye, terekam CCTV. Sedangkan saat kejadian di Tanah Luas juga sempat difoto oleh anak korban juga orang yang sama.

“Pria yang diduga melakukan penipuan itu pernah tersandung kasus yang sama dan pernah dihukum 2 tahun penjara dan bebas di tahun 2018 lalu, oleh karena itu kami menghimbau kepada  pemilik Showroom dan dealer jika ada konsumen untuk membeli sepmor untuk tetap waspada dan hati-hati, kalau bisa melakukan transaksi terlebih dahulu sesuai aturan. “imbaunya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00