JPU Tuntut 20 Tahun Penjara Terdakwa Kasus Bawang Merah

KBRN, Aceh Utara -  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, menuntut Lima terdakwa  dalam kasus penyelundupan bawang merah sebanyak 18 ton dari Thailand ke Aceh total 20 tahun penjara atau masing-masing empat tahun penjara, Selain itu, mereka juga didenda masing-masing Rp 500 juta.

Materi tuntutan itu dibacakan JPU Kejari Aceh Utara, Wahyudi Kuoso SH dalam sidang lanjutan yang berlangsung online di PN Lhoksukon, Senin (21/9/2020 yang dipimpin Arnaini MH, Sedangkan kelima terdakwa dan kuasa hukumnya tetap berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara.

Kelima terdakwa itu masing-masing, Dahlan Hasan (48), tekong asal Aceh Timur, Zulkarnaini (24), kepala kamar kapal asal Idi, dan Habibullah, pemilik bawang merah asal Idi (Aceh Timur), Sedangkan dua terdakwa lainnya merupakan anak buah kapal (ABK), yaitu Nurdin (43), asal Peudawa, Aceh Timur dan Azmiadi (19), juga asal Aceh Timur.

Menurut  JPU, para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 102 huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Atas  dasar itu kita meminta kepada majelis hakim untuk menghukum kelima terdakwa 20 tahun kurungan penjara atau masing-masing selama empat tahun penjara dan harus membayar denda masing-masing Rp 500 juta.”kata Wahyudi, Selasa (22/9/2020).

Disebutkan, Jika dalam satu bulan, denda tidak dibayarkan setelah kasus tersebut mempunyai hukum tetap, maka harta benda dan/atau pendapatan para terdakwa dapat disita jaksa untuk mengganti sejumlah denda yang harus dibayarkan, dan jika tidak mencukupi diganti dengan pidana kurungan masing–masing selama enam bulan.

“Dalam perkara tersebut turut menyita barang bukti, diantaranya bawang Merah sebanyak 6 dengan berat 24 kilogram, dirampas dan dimusnahkan, kemudian satu unit Kapal KM. Rena-3 GT. 25 No. 336/PPg Berbendera Indonesia, dirampas ke negara untuk dilelang, sedangkan dokumen lainnya berupa KTP di kembalikan kepada terdakwa.”pungkasnya.

Sementara setelah membacakan tuntutan tersebut, para terdakawa memohon keringan secara lisan, setelah itu sidang langsung ditutup dan dilanjutkan pada Senin (28/9/2020) mendatang dengan agenda amar putusan.

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 18 ton bawang merah ilegal dari di pesisir pantai antara Kecamatan Baktiya Barat – Seunuddon, Aceh Utara, Rabu 4 Maret 2020 lalu, dan turut mangamankan lima pelaku berikut sejumlah barang bukti. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00