99 Pengungsi Rohingya Direlokasi Ke Gedung BLK Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Sebanyak 99 warga muslim pengungsi Rohingya yang berada di penampungan bekas Kantor Imigrasi Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, direlokasi Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang berada di Gampong Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. Mereka diangkut dengan mengunakan bus dan turut dikawal aparat kepolisian Polres setempat. Jum’at sore (10/7/2020).

Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya kesejumlah wartawan menyebutkan pemindahan pengungsi Rohingya ke BLK, karena di bekas kantor imigrasi tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai,  sedangkan pemindahan tersebut telah disepakati oleh pihak Pemerintah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

“Para pengungsi rohingnya tidak ditempakan ke Shalter bekas rohingya di Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, karena lokasi tersebut saat ini diperuntukkan sebagai lokasi karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

Sementara Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto menyebutkan pihaknya bersama TNI  dan Satpol PP akan memberikan pengamanan di lokasi penampungan saat ini, nanti  akan membuat shift untuk piket jaga.

“Selain itu, pengungsi rohingya akan dibimbing untuk mandiri serta membuat aktivitas dan kegiatan selama di lokasi ini sehingga mereka tidak jenuh selama di sana “pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, 99 orang warga etnis Rohingya, diantaranya 48 wanita, 17 pria dewasa dan 34 anak – anak terdampar di perairan Aceh, Rabu siang (24/6/2020). Kemudian warga Lancok Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, mengevakuasi para pengungsi Rohingya ke daratan pantai setempat.

Pasca dievakuasi ke darat, Kamis (25/6/2020) malam, warga imigran Rohingya ini direlokasi ke gedung kantor lama Imigrasi di Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, dengan mengunakan dua truk.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00