11 Napi Korupsi di Aceh Diusul Peroleh Remisi Idul Fitri 1441 H

BANDA ACEH - Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Provinsi Aceh telah mengusulkan 4.534 Narapidana dan Anak Pidana, untuk mendapatkan pengurangan masa hukuman (Remisi) Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah/2020 Masehi.

Menurut Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkum HAM Aceh, Meurah Budiman, usulan remisi bagi para narapidana tersebut telah disampaikan resmi kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Kemenkum HAM Republik Indonesia di Jakarta.

"Mereka berasal dari 18 Lapas dan Rutan di Aceh dengan usulan 15 hari hingga 2 bulan pengurangan masa hukuman", kata Meurah Budiman, Jum'at (22/05/2020).

Dirincikannya lagi, usulan remisi terbanyak ada di Lapas Banda Aceh, yakni sebanyak 445 napi. 

Selanjutnya Lapas Narkotika IIb Langsa sebanyak 402 usulan. Sementara anak pidana atau anak didik yang diusulkan sebanyak 15 orang. 

Lapas Kelas IIa Lhokseumawe ada 325 usulan remisi, Lapas Meulaboh 256, dan terendah usulan ada di Lapas Sabang yakni hanya 28 usulan remisi.

"Dari tindak pidana hukum yang diusulkan untuk pengurangan masa hukuman itu, Napi korupsi mendapatkan 11 usulan remisi serta selebihnya tindak pidana umum", pungkas Meurah Budiman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00