Kajari Aceh Utara Minta Mantan Pimpinan Dewan Kembalikan Mobil Dinas

KBRN, Lhoksukon : Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari)  Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi, meminta pimpinan DPRK Kabupaten Aceh Utara periode 2014-2019 sudah berakhir jabatan, untuk ikhlas mengembalikan kendaraan dinas yang digunakan sebelumnya. karena inventaris tersebut harus segera dikembalikan ketika jabatan berakhir.  

“Dalam rangka penataan aset, kita sudah memanggil sejumlah pejabat terkait, diantaranya Sekertaris Dewan (Sekwan) Aceh Utara serta bagian pengelolaan aset daerah, dari keterangan Sekwan, ada dua unit mobil yang belum di kembalikan Mantan pimpinan DPRK, yaitu Fortuner tahun 2015 dan Toyota Avanza tahun 2012 yang saat ini masih dalam penguasaan pihak ketiga.”terang Pipuk Firman, Rabu (15/4/2020).

Menurutnya, jika dalam beberapa hari ini belum dikembalikan setelah dilakukan pendekatan, pihaknya akan menyurati dan memanggil pihak ketiga tersebut untuk meminta Klarifikasi maupun keterangan, jika tidak di kembalikan menentang UU yang berlaku.

“Barang atau aset itu dibeli untuk kelancaran transportasi orang yang menduduki jabatan baik ketua maupun wakil ketua, namun harus segera dikembalikan apabila telah lengser dari kedudukan tersebut, karena aset terebut bisa digunakan oleh pejabat lain,”terangnya.

DIberikan sebelumnya, salah seorang pimpinan DPRK Kabupaten Aceh Utara periode 2014-2019 yang sudah berakhir masa jabatan, dikabarkan masih belum mengembalikan kendaraan dinas yang digunakan selama menjabat.

Padahal, secara aturan kendaraan tersebut merupakan aset daerah itu harus dikembalikan ketika jabatan berakhir. Sementara dari empat pimpinan DPRK 2014-2019, baru tiga pimpinan yang sudah mengembalikan mobil dinas tersebut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00