Kasus Kekerasan Anak Tinggi di Aceh Utara, Pemkab Program Pesantren Ramah Anak

KBRN, Aceh Utara : Selain telah menjalankan program gampong ramah anak dan sekolah ramah anak di tahun 2019, Dinas sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Kabupaten Aceh Utara, tahun ini akan memprogramkan pesantren ramah anak.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas setempat, Zulkarnaini, disela-sela dialog warkop bersama RRI, Selasa pagi (03/02/2020).

“salah satu tujuannya dibentuk program pesantren ramah anak ini, mengingat masih ada terjadinya sejumlah kasus kekerasan terhadap anak di beberapa pesantren, seperti, ya pelecehan sexual, sehingga hadirnya program tersebut nantinya  dapat menekan potensi kasus kekerasan terhadap anak di pesantren, itu harapan kita “ pungkasnya. 

Seiring pencanangan program tersebut, pihaknya akan mengandeng Dinas Pendidikan Dan Dayah Kabupaten setempat, agar program ini dapat terealisasi dengan maksimal, terlebih Kabupaten Aceh Utara sudah menyandang predikat pratama kabupaten ramah anak pada 2018 lalu.

Kadinsos Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Kabupaten Aceh Utara, juga tidak memungkiri jika kasus kekerasan anak selama beberapa tahun terakhir selalu terjadi dikabupaten setempat, bahkan, kasus ini dinilai seperti fenomena gunung es, dimana ada korban yang engan untuk melaporkan kepada pihak terkait,

“ jumlah kasus yang tercatat di kita selama tahun 2019, ada seratus lebih, bahkan ada korban yang tidak mau melaporkan, karena itu dianggap aib “ ujar Zulkarnaini. 

Kendati demikian jajaran Dinas setempat terus berupaya melakukan pencegahan dengan memaksimalkan edukasi ke seluruh elemen masyarakat dan melibatkan seluruh unsur yang dimiliki Dinas Sosial, salah satunya seperti petugas PKH, diseluruh desa untuk melakukan pengawasan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00