Tersangka Korupsi APBG, Keuchiek Paya Bilie Ditahan Jaksa

KBRN, Lhokseumawe: Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, Kamis (09/09/2021) sekitar pukul 12.00 wib resmi melakukan penahanan terhadap seorang tersangka kasus korupsi MS (31 Tahun) Kepala Desa (Keuchik) Gampoeng Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Tersangka ditahan Jaksa terkait perkara penyimpangan penggunaan dana APBG Desa Paya Bilie Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe Tahun Anggaran (TA) 2020.Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhokseumawe, Dr. Mukhlis, SH,MH melalui Kasi Intel, Miftahuddin, SH,MH menyampaikan, berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Nomor : PRINT- 1219/L.1.12/Fd.1/09/2021, tanggal 09 September 2021.

Tersangka melanggar pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

"Terhitung mulai tanggal 09 September hingga tanggal 28 September 2021 di RUTAN Kelas IIA Lhokseumawe selama 20 (dua Puluh) hari", Ujar Miftahuddin.

Lanjutnya, Dugaan penyimpangan APBG dimaksud antara lain :

1. Proyek rehab rumah Dhuafa tidak sesuai anggaran.

2. Pemasangan lampu penerangan jalan tidak sesuai.

3. Pengadaan sepeda motor gampong menggunakan nama pribadi Keuchik atau tersangka

4. Pajak dipungut tapi tidak di setorkan.

5. Penyalahgunaan dana SILPA TA. 2020.

Berdasarkan Hasil Pemeriksaan Khusus APIP/ Inspektorat Kota Lhokseumawe terdapat kerugian keuangan Negara sekitar Rp. 305.000.000,- (Tiga Ratus Lima Juta Rupiah) dan yang bersangkutan tidak menindak lanjuti temuan tersebut sehingga dilakukan proses penyidikan dan dilakukan penahanan terhadap tersangka.

Penahanan tersebut dilakukan, karena dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana dan tersangka  dititipkan oleh Jaksa Penyidik di Rutan Polres Lhokseumawe, pungkasnya lagi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar