Aktor Dibalik Hatrick Juara Sepakbola POPDA

KBRN, Lhokseumawe: Kepelatihan menentukan kesuksesan sebuah klub maupun tim olahraga dalam menggapai prestasi pada setiap even pertandingan.Ungkapan itu ada benarnya juga.

Salah satu contohnya lihat saja bagaimana kesuksesan yang dicapai tim sepakbola Kota Lhokseumawe pada ajang Pekan Olahraga Pelajar tingkat Daerah (POPDA) XVI Meulaboh Kabupaten Aceh Barat tahun 2022.

Sukses menjadi juara untuk ketiga kalinya secara beruntun pada ajang POPDA. Sejak POPDA Aceh Timur, kemudian POPDA Takengon dan POPDA Meulaboh.

Ternyata, empat sekawan kepelatihan dalam skuad sepakbola Kota Lhokseumawe menjadi kuncinya, masing-masing Mulyadi alias Adi Raul (Pelatih Kepala), Ridhwan alias Wawan (Pelatih), Sunardi (Manajer), Safrizal (Asisten Manajer).

Mereka adalah para Guru Olahraga bergelar S.Pd bidang Kependidikan Olahraga. Berikut Data Diri para Coach tim sepakbola POPDA Lhokseumawe, yang diperoleh RRI.co.id, Jum'at (01/06/2022):

1. Nama : Sunardi, S.Pd   

    Nip.     : 198204052006041005   

    Ttl.      : Lhokseumawe, 05-04-1982   

    Tpt.       

    Tugas : SMKN 1 Lhokseumawe    

    Pend.  : S1 Pend. Olahraga   

   Jbt.     : Manajer/Pelatih

2. Nama : Safrizal, S.Pd   

    Nip.     : 197404282009041001  

    Ttl.      : Blang Jruen, 28-04-1974   

    Tpt.   

    Tugas : SMKN 3 Lhokseumawe    

    Pend.  : S1 Pend. Olahraga   

   Jbt.     : Asisten Manajer/Pelatih

3. Nama   : M. Ridhwan, S.Pd   

    Nik.       : 1173040111900002   

    Ttl.        : Batuphat Timur   

    Alamat : Dusun A Desa Batuphat Timur,  Kec.  Muara Satu, Kota Lhokseumawe.   

    Pekerjaan  : Guru  

    Cabor.    : Sepakbola   

   Jbt Tim  : Official/Pelatih

4. Nama  : Mulyadi, S.Pd   

    Ttl.       : Ujongblang, 09-08-1978   

    Tpt.   

   Tugas  : SDN 13 Banda Sakti    

    Pend.  : S1 Pend. Olahraga    

   Jbt.     : Kepala Pelatih

Juara cabor sepakbola POPDA Meulaboh adalah gelar juara yang ketiga kalinya secara beruntun yang mereka persembahkan untuk Kota Lhokseumawe.

Pelatih Kepala, Mulyadi, kepada RRI.co.id, menuturkan, terpaksa berkeliling ke berbagai turnamen sepakbola untuk mencari bibit dan bakat para pemain.

Selain berkeliling ke berbagai turnamen juga mengunjungi sekolah-sekolah untuk mencari bakat sepakbola pada setiap siswa.

"Setelah dapat, baru kami undang untuk mengikuti seleksi. Seperti itulah yang saya lakukan bersama pelatih lainnya", ujar pria yang akrab disapa Adi Raul ini.

Akan tetapi, mantan Pemain PSLS Lhokseumawe ini juga menyayangkan kalau selama ini bakat-bakat sepakbola tidak lagi muncul dalam klub ternama seperti PSP Paloh, PS Putra Raja Batuphat, PS Analisa Hagu, PS Rajawali Keude Aceh, PS Garuda, Persemon Mon Geudong dan lain-lain.

"Nama-nama beken itu seperti lenyap ditelan bumi. Entah kenapa saya juga tidak tahu persis. Hari ini malah muncul bakat pemain dari daerah yang tidak pernah kita sangka sebelumnya seperti Uteunbayi, hahaha", ujar Adi Raul seraya tertawa.

Ke depan dia berharap, bakat sepakbola bisa kembali tumbuh dari klub-klub yang pernah punya nama besar seperti PSP Paloh, PS Rajawali, PS Putra Raja dan lain-lain agar kami pelatih juga tidak kesulitan dalam mencari pemain untuk dibawa ke ajang POPDA hingga naik tingkatan ke Pekan Olahraga Aceh (PORA).

Semoga !!!

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar