Digelar Kegiatan Peningkatan Kompetensi Penceramah

KBRN,Lhokseumawe : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama Islam Provinsi Aceh Angkatan II Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Bidang Penerangan Agama Islam dan Zakat Wakaf Kanwil Kemenag Aceh, bertempat di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Senin, 4 Juli 2022.

Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan Kementerian Agama terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kompetensi para dai, daiyah, ustad dan ustadzah salah satu caranya dengan mengadakan kegiatan yang diikuti saat ini.

"Hari ini kita dihadapkan dengan tantangan zaman, mulai banyak bermunculan para penceramah dengan berbagai metode dakwah, mau tidak mau kita juga harus menyesuaikan harus update dan tidak boleh tertinggal," ujar Kakanwil.

Dengan perkembangan zaman yang semakin maju ruang dakwah pun mulai terbuka semakin luas tidak hanya diatas dipanggung, melalui media apapun kini semua bisa berdakwah. Maka dari itu, Iqbal berharap kepada peserta yang mengikuti kegiatan ini untuk dapat meningkatkan potensi dan kualitas dalam berdakwah, memperbanyak ilmu dan mampu menyampaikan pesan-pesan kebajikan dengan bijak.

"Bagaimana pesan-pesan yang kita sampaikan ke umat bisa mendamaikan dan menentramkan sehingga agama menjadi penguat dan pemersatu dalam masyarakat bukan malah sebaliknya," pesan Iqbal. 

Kegiatan yang mengangkat tema "Melalui peningkatan kompetensi tercipta penceramah yang handal dan profesional" ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang luas kepada penceramah agama Islam agar dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan profesionalitas dalam menyikapi persoalan-persoalan yang menjadi tantangan indonesia khususnya Provinsi Aceh.

Terlebih di era digital saat ini pentingnya penguatan literasi penceramah dalam berdakwah, agar dapat menjawab segala aspek masalah seperti konflik kekerasan, intoleransi, ekstremisme, hoaks dan ujaran kebencian.

Kegiatan dengan tema yang sama telah digelar di angkatan I sebelumnya yang seluruh pesertanya merupakan penceramah pria (Dai). Sedangkan di angkatan kedua peserta merupakan penceramah perempuan (Daiyah) yang merupakan perwakilan Ormas/Lembaga Islam dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh berjumlah 42 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar