Kankemenag Aceh Utara Gelar Upacara Bendera

KBRN,Aceh Utara : Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara menggelar upacara penghormatan bendera Merah Putih dan doa di halaman Kankemenag Aceh Utara, Selasa (17/5) pagi.

Upacara tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penghormatan Bendera Merah Putih dan Doa. Dalam Instruksi Menag itu disebutkan, pelaksanaan penghormatan bendera Merah Putih dan doa dilaksanakan setiap tanggal 17 bulan berjalan yang jatuh pada hari kerja.

Upacara dilaksanakan di pagi hari tepatnya pukul 08.00 WIB, bertindak selaku Pembina Upacara, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kankemenag Aceh Utara Drs H Jamaluddin MPd, Pemimpin Upacara Juniwar Ifanda Satpam Kankemenag Aceh Utara. 

Sementara, doa dipimpin oleh Tgk Syukri SAg, Penyelenggara Zakat dan Wakaf  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara.

Dalam amanatnya Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Aceh Utara Drs H Jamaluddin MPd  menyingung tentang Peringkat 5 Nasional Realisasi Anggaran Kantor Wilayah (Kanwil) sampai 10 Mei tahun 2022.

Peringkat ini diumumkan pada Rakor Evaluasi Penyerapan Anggaran Kementerian Agama 2022 di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama RI Jakarta, Kamis 12 Mei 2022.

"Capaian Peringkat 5 tersebut adalah capaian nasional tanpa klasifikasi besaran pagu yang harus direalisasikan," jelasnya mengutip pernyataan Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg beberapa waktu lalu. 

Menurut Jamaluddin, prestasi tersebut tidak terlepas dari kinerja seluruh pegawai di Kankemenag Aceh Utara termasuk para operator non-PNS, khususnya tim perencanaan dan keuangan Kankemenag Aceh Utara.

"Terimakasih kepada ASN Kemenag Aceh Utara yang telah menyukseskan berbagai program dan pelaksanaan anggaran di awal tahun 2022," jelasnya.

Sebelum menutup amanatnya, Kasubbag juga mejelaskan tentang puasa sunnah Syawal 6 hari. 

"Puasa Syawal 6 hari merupakan puasa sunah yang dilaksanakan enam hari selama bulan Syawal. Keutamaan puasa Syawal adalah sama seperti puasa satu tahun penuh, Hal ini sebagaimana bunyi hadits riwayat Imam Muslim," jelasnya.

"Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka baginya (ganjaran) puasa selama setahu penuh." (HR Muslim)," kutip Kasubbag.[

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar