BPS Jadikan Moment HSN Sebagai Ajang Evaluasi Perbaikan Data Statistik

KBRN Lhokseumawe: Peringatan Hari Statistik Nasional 26 September tahun (2021) ini menjadi moment penting Bagi BPS kota Lhokseumawe untuk melakukan evaluasi kekurangan ataupun Hambatan yang dihadapi petugas dalam Pelayanan Data Statistik.

Pentingnya Evaluasi terhadap apa saja yang sudah dikerjakan tersebut, dikatakan Kepala BPS Lhokseumawe Hamdani merupakan tolak ukur yang harus bisa dilalukan perbaikan, sehingga Tugas Pelayanan Data BPS dapat dilaksanakan secara baik dimasa akan datang.

"Disamping kita bergembira menyambut peringatan Hari Statistik Nasional, kita juga melihat acuan kita untuk terus berbenah diri melakukan perubahan dan inovasi, supaya kedepan kita bisa mewujudkan Data Statistik yang berkulatas,” Sebut Hamdani kepada RRI Usai Apel HSN dihalaman Kantor BPS Senin pagi,(27/09/20210).

Dalam memaksimalkan tugas dan fungsi pelayanan Data Statistik, Pihak BPS dikatakan Hamdani juga terus melakukan beragam cara Edukasi penyadaran masyarakat sehingga bersedia memberikan data yang sebenarnya pada pendataan dilakukan petugas BPS.

‘”Memang ada sih masyarakat yang pada awalnya menolak karena tidak paham maksud dan tujuan kedatangan petugas, namun setelah dijelaskan secara persuasif Insya Allah banyak masyarakat sudah paham sehinga bersedia memberikan data apa adanya,”

Lebih lanjut disungung  sudah akurat kah Data Statistik BPS didapatkan selama ini, tanpa bermaksud mengelak Hamdani juga mengakui tidak tertutup kemungkinan adanya kesalahan data yang disebut Sampling Error dan Non sampling Error. Hal tersebut diakui Hamdani bisa saja terjadi karena ketidak tepatan pengambilan sample pendataan maumpun ketidak seriusan Responden disertai kelalaian petugas.  

“sebenarnya kalau data yang sangat akurat 100 pesen itukan ada pada Allah Swt, namanya kita manusia pasti salah, setiap data kita keluarkan Pasti yang namanya Sampling Error dan Non sampling Error, maka saya dari awal tadi saya katakan Moment HSN hari ini kita jadikan sebagai ajang Evaluasi perbaikan Data akurat, termasuk mengatasi kekurangan ataupun kendala dan hambatan yang dihadapi petugas”Pangkas Hamdani .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00