Heboh! Pimpinan Dayah di Agara Diduga Perkosa Santrinya

KBRN, Kutacane: Seorang Pimpinan Dayah atau Pondok Pesantren (Ponpes) berinisial SA (37) diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap santrinya yang masih dibawah umur berinisial MP.

Kini, pelaku telah ditahan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Polres Aceh Tenggara (Agara).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si, yang didampingi Kapolres Aceh Tenggara Bramanti Agus Suyono, SH., SIK., MH dalam keterangan persnya, Sabtu malam (22/01/2022) membenarkan kejadian tersebut.

Winardy menyebutkan, pemerkosaan tersebut pertama kali terjadi pada bulan Agustus 2021 dan yang terakhir pada tanggal 19 Januari 2022.

Korban diketahui tidak berani melapor karena takut, apalagi pelaku merupakan pimpinan ponpes. Korban juga merasa takut kepada orang tua dan saudaranya, serta malu dengan teman-temannya.

Winardy juga menjelaskan, pemerkosaan itu dilakukan sebanyak lima kali, 4 kali di kamar pelaku dan sekali lagi di sebuah vila di Aceh Tenggara.

"Pemerkosaan itu dilakukan sebanyak lima kali dengan modus yang sama, yaitu dengan menyuruh korban memijit pelaku yang juga seorang duda," jelas Winardy.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Agara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagaimana diatur dalam pasal 34 yo pasal 50 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar